BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)---Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pariaman, sudah diambang pintu, penantian yang cukup lama, akhirnya terwujud juga. Sesuai dengan SK 001/SK/MUI-SB/II/2006, sudah berakhir tanggal 20 Februari 2010.

Ketua Panitia Musda MUI Kota Pariaman, Drs. Syofyan Jamal,ketika dicegat di Mesjid Raya Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, usai shalat Isya, Jum’at (3/3/2017, mengatakan, Insha Allah, dilaksanakan tanggal 18 Maret 2017, bulan ini. “Tunggu saja undangannya,” tutur Syofyan Jamal.

Menurut Syofyan Jamal, tempat pelaksanaan direncanakan Aula Utama Balai Kota Pariaman, Musda ini bakal dihadiri Ketua MUI Sumatera Barat, Wali Kota Pariaman, Forum Kominasi Pimpina Daerah, Kepala OPD, Ormas dan Ulama Kota Pariaman, serta undangan lainnya.

Menurut informasi yang berkembang, beberapa nama yang akan dicalonkan menjadi Ketua MUI Kota Pariaman, H. Muhammad Nur, MA Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Drs. H. Humayun Akbar, Ketua Baznas Kota Pariaman, Drs. Hasan Basri, MA Ketua PD Muhammadiyah Kota Pariaman, Drs. Miftahuddin, Syofyan Jamal dan Drs. H. Maswar, M.Ag.

Dalam  Muqaddimah Pedoman Dasar dan Rumah Tangga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bahwa Ulama Indonesia menyadari keberadaannya sebgai ahli waris para nabi (warasatul ambiya), pelayan umat dan penerus misi yang diembang Rasulullah Muhammad  SAW.

Kemudian senantiasa terpanggil  untuk memberikan peran-peran kesejarahan baik pada masa penjajahan, pergerakan kemerdekaan dan seluruh perkembangan  melalui berbagai potensi dan ikhtiar-ikhtiar kebajikan bagi terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT. (amir)


google+

linkedin