BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)—Wali Kota Pariaman, Drs. Mukhlis Rahman, MM menerima kunjungan Tim Penilai Tahap II Anugerah Pangripta Nusantara Tahun 2017 (Dokumen Rancangan Kerja Pemerintah Daerah) Kota Pariaman, yang disusun Bappeda Kota Pariaman, Selasa (7/3/2017), di ruang rapatnya.  

Mukhlis Rahman, berharap evaluasi yang dilakukan Tim Penilai Provinsi Sumatera Barat dalam penilaian kali ini, dapat menjadikan laporan yang disajikan nantinya, memenuhi syarat dan kriteria yang diminta, baik Provinsi maupun pusat. 

"Semoga pada  tahun 2017 ini, Kota Pariaman dapat memperoleh penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara menjadi lebih baik di tahun lalu, yang mana di tahun 2016, Kota Pariaman meraih Harapan I, semoga di tahun ini dapat menjadi terbaik I di tingkat Sumatera Barat," tukasnya.

Kepada para peserta Tim Kota Pariaman, stake holder yang diundang dalam penilaian ini, diharapkan benar-benar dapat membantu Tim Penilai Provinsi Sumatera Barat dalam menjawab hal-hal yang berkenaan dengan penyusunan RKPD di Kota Pariaman, tuturnya.

"Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terkait yang telah sukses menyusun RKPD, dan sukses menggelar Musrenbang (Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan), baik dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan sampai tingkat Kota, sehingga terangkum RKPD yang sesuai dengan visi dan misi serta RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2013-2018 Kota Pariaman," tutupnya.

Dalam penilaian Tahap II ini berupa Verifikasi dan wawancara langsung oleh Tim Penilai, kepada stakeholder yang ada di Kota Pariaman, baik dari pemerintah, DPRD, SOPD, swasta, perguruan tinggi, Kecamatan, Desa/Kelurahan, LPM dan insan pers, tentang mekanisme penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dibuat oleh Pemko Pariaman.

Ketua Tim Penilai Tahap II Provinsi Sumatera Barat ini, diketuai Tim Ahli Hefdi, dengan beranggotakan Werry, Rismunandar dan Melinda, yang mana keempatnya adalah para Provesor ahli dibidangnya, masing-masing.

Ketua Tim Penilai Hefdi mengatakan Kota Pariaman telah masuk 5 besar calon penerima anugerah Pangripta Nusantara 2017, yang mana penilaian kali ini untuk mencari yang terbaik di Sumatera Barat.

"Kami hanya mengkroscek apa yang telah tertuang dalam Dokumen RKPD, apakah sesuai dengan mekanisme yang ditentukan dan melibatkan seluruh stakeholder dalam masyarakat, sehingga hasilnya nanti, akan menjadi acuan untuk menentukan kota mana yang menjadi terbaik.

Hefdi  juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemko Pariaman dalam memajukan daerahnya, seperti hadirnya Dubalang dan barakai, Pariaman Batagak Gala, Wajib Belajar 12 Tahun dan Bus sekolah Gratis, Pengobatan Gratis dan ivent wisata yang digagas tiap bulan, pungkasnya.
Hadir Ketua Baleg DPRD Kota Pariaman Mulyadi, Ketua Bappeda Fadli dan jajaran, Kepala SOPD, Camat dan para peserta dari Tim Kota Pariaman. (J/amir)

google+

linkedin