Sebagai mantan Ketua PWI Sumbar dua periode, Basril Basyar termasuk salah seorang sosok atau figur yang berhasil menjadikan Kota Padang tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2018. Bahkan, Basril Basyar yang kini sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumbar, berhasil juga berhasil menyakinan Gubernur Sumatera Barat, Prof DR H Irwan Prayitno, Ketua DPRD Sumbar, Irwan Hendra Rahim dan Walikota Padang, H Mahyeldi Ansyarullah untuk mendukung HPN di Kota Padang.

Sebenarnya, keinginan Sumatera Barat untuk menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 Februari, sudah sangat lama sekali. Namun perjuangan panjang tersebut, baru akan terealisasi, 9 Februari 2018 ini. Pelaksanaan HPN di Kota Padang juga punya historis, karena gagasan pelaksanaan HPN itu dicetuskan di Kongres PWI ke-16 di Kota Padang, 1986 lalu.

Lantas timbul pertanyaan, apa sih manfaatnya jadi tuan rumah HPN?. Jawabanya, sangat banyak sekali, karena semua potensi yang ada di Sumbar akan terekpos atau menjadi kosumsi berbagai media di tanah air. Kemudian, HPN akan dibuka Presiden, Joko Widodo dan akan ditutup Wakil Presiden, Jusuf Kalla yang datang dengan puluhan menteri bersama pengusaha sukses di tanah air. Kita bisa membayangkan ratusan miliar bahkan ribuan miliar uang beredar di Sumatera Barat. 

Selanjutnya secara fakta, Sumatera Barat  memiliki potensi-potensi alam yang tak kalah istimewa dengan objek wisata pulau-pulau tujuan wisata lain seperti Bali dan Lombok. Bahkan, objek kawasan wisata Mandeh termasuk salah satu detinasi wisata yang akan go internasional.

Di sisi lain, jika HPN dilaksanakan di Ranah Minang, tak hanya soal pariwisata yang dapat terangkat, tapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama warga masyarakat Kota Padang, yang kian hari kian tacelak. Oleh karena itu, dengan ekspos yang lebih intensif,  jelas objek wisata Sumbar kian banyak dikenal atau kian populer.

Jika persoalan HPN 2018 ini  kita kaji atau kita bahas secara politis, tentu persoalan ini ada kaitannya dengan keberhasil Basril Basyar menggiring Kota Padang menjadi tuan rumah HPN. Plusnya tentu, keberhasilan ini sudah bisa dikatakan modal politik bagi Basril Basyar yang telah diapung sebagai salah seorang anak nagari Padang Pinggiran yang punya nyali untuk maju di Pilwako Padang. Bahkan ada yang berani membuat prediksi, jika Mahyeldi berpasangan dengan Basril Basyar, pelaung menang sangat besar. Kita tunggu!!!. (penulis wartawan Tabloidbijak) 

google+

linkedin