BIJAK ONLINE (Pasaman)-Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman, Ali Yusri menanggapi keluhan wali murid yang anaknya sekolah di SMA tentang informasi adanya pugutan biaya pendidikan. 

"Sejauh ini Pemerintah Provinsi melalui Disdikbud Sumbar masih menyanggupi untuk memberikan pendidikan gratis kepada seluruh sekolah SMA, MA dan SMK negeri yang ada di Pasaman," kata Sekretaris Dsdibud Pasaman, di SMA1 Lubuk Sikaping, Senen, 10 April 2017.

Menurut Ali Yusri, sudah bisa dipastikan, sejauh ini gratis. karena pihak provinsi masih menyanggupinya. "Jadi saya tegaskan, informasi yang diterima para orantua itu tidak benar sejauh ini dan kedepannya kami belum tahu pasti,” katanya.

Kemudian, kata Yusri, meskipun  pengelolaan SMA sederajat yang tidak lagi di pegang oleh Disdikbud Pasaman, namun informasi pendidikan gratis ini sudah tegas-tegas di nyatakan oleh pihak Pemrov Sumbar dalam pembahasan detik-detik disposisi pengelolaan beberapa waktu lalu," tambahnya.

Diakui Yusri, meski secara tanggungjawab pihak Disdikbud Pasaman tidak ada kewenangan dalam mengambil kebijakan akan pendidikan gratis ini, namun pihaknya bakal terus mengupayakan untuk tetap gratis. "Ini adalah tanggung jawab moral kami. Pasaman terkenal sebagai salah satu daerah yang mampu memberikan pendidikan gratis bagi anak cucu dan kemenakan di daerah ini hingga 12 tahun atau hingga SMA. Kita tidak ingin pencapaian terbaik di bidang pendidikan ini menjadi hambar setelah pengelolaan diambil alih oleh Disdikbud Provinsi Sumbar,” kata Yusri.

Lebih lanjut diakui Yusri, sejauh ini pendidikan gratis hingga 12 tahun di Pasaman masih menjadi perbincangan hangat di jenjang pemerintahan yang lebih tinggi. "Untuk itu saya  menghimbau, agar masyarakat lebih bijak menerima segala sesuatu informasi terutama tentang pengelolaan dan kebijakan yang ada di bangku pendidikan SMA negeri sederajat," tambahnya lagi. (Fauzan)

google+

linkedin