BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai Ketua Dewan Penasehat IPSI Sumatera Barat, Makmur Hendrik berharap Ketua IPSI Sumbar mendatang harus punya program yang jelas dalam memajukan olahraga pencak silat, sebagaimana yang dilakukannya dahulu.

"Semasa saya menjadi Ketua Eksekutif IPSI Sumbar dulu, ada program partisipatif dan ada pula program inisiatif," kata Makmur Hendrik ketika dihubungi melalui selulernya, Minggu, 2 April 2017.

Program pastisipatif itu, kata Makmur Hendrik, seperti kejurnas, Porwil  dan PON. "Khusus program partisipatif ini, tak ikut kita yang nama program itu tetap akan jalan, karena kehadiran kita di kejuaraan tersebut hanya bersipat partisipatif," kata pendiri Perguruan Patbanbu ini.

Tapi kalau program inisiatif, lanjut Makmur Hendrik, harus IPSI Sumbar yang membuat programnya, seperti kejuaraan silat antar perguruan, antar sekolah dan perguruan tingi. "Semasa saya dulu, ada enam program dalam satu tahun yang dijalankan," kata wartawan senior ini.

Kedepan, kata Makmur Hendrik lagi, kalau tak akan bisa melaksanakan enam kegiatan dalam satu tahun, menimal harus ada kejuaraan dalam empat bulan. "Setiap program itu ditutup dengan program Gelanggang Silih Baganti," tambah penulis cerita silat Giring-giring Peran dan Palimo Agam ini.

Masalah siapa yang akan memimpin IPSI Sumbar mendatang, semuanya terserah dengan masing-masing Pencap IPSI se-Sumbar. "Yang saya ingatkan, jangan sampai salah pilih dan pilihlah orang yang besar dari pencak silat dan mencintai olahraga pencak silat, seperti seorang pandeka," tambah mantan Ketua KPU Riau ini. (PRB)

google+

linkedin