BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi,  Asman Abnur, SE, MM, akan letakan batu pertama pembangunan Jembatan  Buluh Kasok Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Jembatan itu menghubungkan dengan Kecamatan Padang Sago, Jum’at (28/4/2017).  

Hal itu disampaikan Bupati Padang Pariaman, Drs. H. Ali Mukhni, Rabu (26/4/2017) dalam Rapat persiapan menunggu kedatangan “Menteri Urang Awak” tsebut.

Dikatakan, keberhasilan Kabupaten Padang Pariaman dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat mendapat apresiasi Pemerintah Pusat. Rencana kunjungan Menteri Asman Anur ke Kabupaten Padang Pariaman,  karena  tertarik dengan inovasi pelayanan terutama bidang Kesehatan dan Kependudukan dan Catatan Sipil. 

“Insya Allah, Jumat pagi Menteri  dan rombongan Kemenpan dan RB akan tiba  di Padang Pariaman" kata Bupati Ali Mukhni saat memimpin rapat persiapan kedatangan Menteri tersebut di Ruang Rapat Bupati. 

Dihadapan Menteri, kata Ali Mukhni, nantinya akan diekspos Program Padang Pariaman Sehat Dinas Kesehatan dan Program Petugas Datang Semua Administrasi Beres (Pedang Saber) pada Disdukcapil. Diketahui kedua inovasi tersebut telah menjadi rujukan nasional dalam pelayan masyarakat. 

"Kedua program unggulan itu, kini sedang dalam penilaian SINOVIK oleh Kemenpan. Telah masuk dalam buku 1000 inovasi terbaik di Indonesia tahun 2017" kata Alumni Harvard Kenneddy School di Amerika Serikat itu. 

Selanjutnya, Menteri Asman Abnur diagendakan akan singgah ke kampung halamannya Kecamat Padang Sago untuk meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Buluh Kasok  Kecamatan VII Koto. 

Jembatan dengan panjang 50 meter lebar 8 meter adalah sarana penghubung dua kecamatan Kecamatan  VII Koto dan Kecamatan Padang Sago. "Jembatan ini impian masyarakat VII Koto sejak lama. Kehadiran Menteri sebagai momentum untuk kebersamaan ranah dan rantau membangun Padang Pariaman" ujar Bupati Ali Mukhni.

Sementara Sekda Jonpriadi bertugas  menyiapkan dua lokasi yang akan dikunjungi Menpan yaitu Puskesmas Pasa Usang dan Kantor Disdukcapil. Nantinya, Menpan dapat melihat langsung proses e-puskesmas yang terdiri pendaftaran dan antrian, jenis penyakit, dokter yang menangani rekam medis akan tercatat secara online. 

Begitu juga dengan pelayanan Dukcapil yang cepat dan gratis, hanya dalam waktu 15 menit setelah persyaratan dinyatakan lengkap. "Kedatangan Menpan sebagai sinyal positif dan apresiasi bagi ASN Padang Pariaman dalam bekerja melayani masyarakat" kata Mantan Kepala Bappeda itu. (rel/amir)