BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Pendidikan merupakan fokus utama dari Pemerintah Kota Pariaman  dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Selain pendidikan, kesehatan juga faktor yang menentukan kesejahteraan rakyat. 

Hal itu diungkapkan Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman pada peresmian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Global, Minggu (23/4/2017), di Pauh, Kota Pariaman oleh Mendiknas Prof.Dr. Muhadjir Effendy, M.AP.

Menurut Mukhlis, rakyat Kota Pariaman harus pintar semua. Untuk itu pendidikan dijadikan fokus utama pembangunan. Setelah rakyat mendapatkan pendidikan yang layak, maka mereka harus sehat. Maka mendapatkan pelayanan kesehatan pun digratiskan bagi warga Kota Pariaman.

“Tahun 2009 Pemko Pariaman mulai melaksanakan program wajib belajar (wajar) 12 tahun. Sedangkan program nasional dan daerah hanya wajar 9 tahun. Dengan wajar  12 tahun, itu berarti warga Kota Pariaman minimal berpendidikan setingkat SMA. Wajar 12 tahun tersebut, semua pendidikan ditanggung oleh Pemko Pariaman,” kata Mukhlis Rahman.

Saat Kota Pariaman lahir hanya ada 2 SMA dan 2 SMK. Dengan wajar 12 tahun tersebut, maka anak-anak Kota Pariaman makin banyak yang melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA/SMK. Sehingga jumlah SMA hingga saat ini bertambah menjadi 6 SMA dan 4 SMK negeri. Ditambah 4 SMK swasta, kata Mukhlis.

Mukhlis juga menyampaikan Kota Pariaman memiliki penduduk sekitar 90.000 jiwa, empat kecamatan. Terdapat lahan sawah yang tidak terlalu luas dimiliki warganya, kebun kecil lahannya, tidak lebih dari 0,5 hektar yang dikuasai pemiliknya. 

Sehingga sulit dikembangkan sektor pertanian secara besar-besaran. “Makanya visi dan misi Kota Pariaman adalah mengembangkan sektor pariwisata. Karena Kota Pariaman memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata,” kata Mukhlis menambahkan. .

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sumbar diwakili Kadis Pendidikan Sumatera Barat Drs. Buhasman Bur, Ketua DPRD Kota Pariaman, Drs. Mardison Mahyudin, MM, Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar dan pejabat lainnya di Kota Pariaman.(tj/amir)