BIJAK ONLINE (SOLOK)-Para Kepala OPD yang tidak bisa bekerja dengan maksimal sesuai yang diharapkan Kepala Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, harus bersiap-siap untuk dicopot dari jabatannya, karena Bupati dan Wakil Bupati Solok berkeinginan para OPD yang ditunjuk bisa membawa perubahan kepada OPD yang dipimpinnya. Tujuan akhirnya ditunjuknya para pimpinan OPD baru adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

"Sesuai janji Bupati waktu mengangkat para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok beberapa bulan lalu, para Kepala OPD yang tidak menampakan hasil kerja maksimal selama 6 bulan dan tidak bisa membawa perubahan kepada OPD yang dipimpinnya, maka harus legowo untuk diganti,” jelas Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), DPRD Kabupaten Solok,  Patris Chan, SH, Jum’at (21/4). 

Dijelaskan Patris Chan, DPRD akan terus mengawal kinerja OPD dan siap memberi masukan dan kritikan kepada pembantu Kepala Daerah itu. “Kita ingin ada perubahan yang lebih baik untuk daerah Kabupaten Solok pada pemerintahan sekarang, jadi Bupati dan Wakil Bupati juga harus mengevaluasi kinerja para Kepala OPD tersebut.

Sebelumnya, Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, juga sudah mewanti-wanti para kepala OPD untuk siap-siap kena gusur kalau tidak akan bisa membawa perunabahan kearah yang lebih baik sesuai cita-cita Empat Pilar Pembangunan yang disusung Bupati dan Wakil Bupati Solok. “Kita juga sudah sampaikan dan ingatkan kepada seluruh pejabat eselon yang ditunjuk untuk memberikan yang terbaik kepada daerah ini. Kalau mereka tidak loyal dan tidak memahami bidang kerja mereka, jelas akan kita ganti,” terang H. Gusmal (wandy)