BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Perempuan cantik inisial “E” (48) tahun, ibu rumah tangga, warga Korong Ringan-Ringan Nagari Pakandang, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, diciduk polisi, karena diduga penyalahgunaan Narkoba, Selasa (4/4/2017), di rumah saudaranya koring setempat. 

Satresnarkoba Polres Padang Pariaman,  menangkap cewek berambut panjang itu, juga menangkap  seorang laki-laki inisia “RP” (34) tahun, warga Korong Rimbo Dulang-Dulang, Nagari Pauh Kambar Kecamatan Nan Sabaris, pada hari dan  jam yang sama, dengan dugaan penyalahgunaan Narkotika juga jenis shabu dan ganja.  

Kejadian berawal adanya informasi dari masyarakat, bahwa “RP” akan melakukan transaksi narkotika jenis Shabu di sebuah warung miliknya,  di Simpang Empat Pauh Kambar.  Berdasarkan informasi tersebut petugas Sat Res Narkoba Polres Padang Pariaman langsung bergerak ke lapangan dan berhasil menangkapnya.  

Kemudian  dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti di dalam laci meja kasir 1  paket kecil yang dibungkus dengan plastik warna bening diduga Narkotika jenis shabu, 1  paket kecil diduga narkotika jenis ganja kering, 1  buah karet dot dan 1  buah jarum dan turut disita 1  unit handphone nokia. 

Kedua tersangka dan seluruh barang bukti di bawa dan di amankan di Mapolres Padang Pariaman untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Eri Dwi Hariyanto SiK di dampingi Kasat Res Narkoba IPTU Gusnedi SH mengatakan penangkapan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Padang Pariaman terhadap “RP” dan “E” berdasarkan informasi dari masyarakat. 

Eri Dwi Hariyanto memerintahkan kepada Sat Res Narkoba untuk melakukan kegiatan penyelidikan terhadap informasi yang diperoleh, dari hasil penyelidikan Satresnarkoba tersebut diperoleh informasi benar “RP” dan “E” pengguna dan pengedar narkoba jenis Shabu dan ganja. 

Dia mengucapkan terima kasih atas informasi tersebut dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak segan-segan memberikan informasi sekecil apapun kepada pihak Kepolisian agar bisa segera ditindak lanjuti apalagi masalah kriminalitas seperti narkoba ini. 

Lebih jauh Eri Dwi Hariyanto menambahkan,  penangkapan dilakukan Satresnarkoba merupakan keberhasilah yang kesekian kali. Lalu ia  menegaskan akan menindak tegas pemakai dan pengedar narkotika jenis shabu dan ganja di wilayah Padang Pariaman karena Narkotika jenis shabu dan ganja ini sudah masuk ke seluruh kalangan. 

Pemimpin Kepolisian Kabupaten  Padang Pariaman ini, menambahkan “RP” dan “E” merupakan pengedar dan pemakai narkotika jenis shabu dan sudah menjadi Target Operasi dari Satresnarkoba Polres Padang Pariaman. 

Kepada tersangka “RP” dan “E” disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1), Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a  Undang-undang RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 th dan maksimal 20 tahun penjara. Kapolres menegaskan akan komitmen dan konsisten untuk perang terhadap narkoba. (rdf/amir)

google+

linkedin