BIJAK ONLINE (Padang)- Tidak ada masalah apakah ujian dengan UNBK atau UNKP, yang penting anak anak didik kita bisa mengikuti ujian dengan baik. Tapi memang kedepan kita mengikuti kemajuan sesuai aturan untuk meningkatkan kompetensi daya saing siswa.  

Hal ini disampaikan wagub Nasrul Abit saat meninjau pelaksaan Ujian Nasional di SMA 2 Padang, yang didampingi kadis pendidikan,  tim pengawas ujian  Nasional (UN) dari Direktorat SLTA Kementrian Pendidikan dan Kepala SMA 2 Padang, Senin (10/4/2017)

Wagub Nasrul Abit,  juga menambahkan saat ini siswa SMA yang mengikuti UN 22.746 siswa jumlah SMA negeri 107 buah , SMA Swasta 56 buah.  Memang diakui UNKP dibeberapa sekolah SMA, karena persoalan mendasar adalah ketersedian fasilitas komputer yang kurang dari sepertiga dari siswa yang ikut UN. Kondisi tentu akan menjadi perhatian pemerintah Provinsi Sumatera Barat, bagaimana tahun depan Sumbar telah UNBK semuanya. 

Kita memang belum bisa melakukan ation dalam menerapkan kewenangan atas SMA/SLTA , karena saat ini kita sedang melakukan pendataan proses pindah kewenangan SMA/SMK dari pemkab/ko ke Provinsi sesuai aturan UU 23/2014 tentang pemerintahan daerah. Oleh karena itu jangan menerima pegawai atau guru honor dahulu,  tapi usulkan juga segala kebutuhan operasional sekolah agar juga menjadi perhatian dalam kebijakan keuangan APBD nantinya, ujar Nasrul Abit.  

Nasrul Abit juga menegaskan , perpindahan kewenangan SMA/SMK ke Provinsi mesti dalam konsep semakin lebih baik dan bagus , jangan malah sebaliknya. Karena itu para guru bagaimana memberikan motivasi dan kreativitas serta inovasi dalam menciptakan hasil pendidikan Sumbar meningkat . 

Standar ukur kita adalah banyaknya siswa kita yang diterima di perguruan tinggi, ini menjadi semangat dan menjadikan pendidikan Sumatera Barat lebih baik setiap tahunya, tegas Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit juga melakukan peninjauan di SMA 6 Padang, SMA 1 Koto Tarusan yang masih melakukan UN dengan kertas pensil, semenata di SMA 3 Painan, telah melakukan UNBK. Sebagai salah satu sekolah unggul di Pesisir Selatan, juga selama ini telah membuktikan keunggulan sekolah dengan rata-rata 95 persen siswa masuk perguruan tinggi , ada  beberapa perguruan tinggi Pulau Jawa, Sumatera. 

SMA 3 merupakan salah satu sekolah yang digagas oleh Nasrul,Abit semasa jadi Bupati, dengan harapan sekolah ini mampu membawa nama Pesisir Selatan dan Sumatera Barat di pentas nasional dengan kualitas dan mutu yang memiliki daya saing tinggi. ( Humas Sumbar )