BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)--Pemeritah Kabupaten Lima Puluh Kota, terus menjadi pusat perhatian dari berbagai pihak maupun lembaga non formal lainnya. Kali ini, menerima 40 peserta Studi Lapangan Pelatihan Dasar CPNS Purna Praja IPDN gelombang III tahun 2017.

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, dalam kesempatan itu, di aula dinas Kesehatan Payakumbuh, Selasa (9/5), mengatakan, pemerintahan yang efektif dan efisien perlu dukungan aparatur yang bermental positif dan professional, menjalankan tugas dan fungsi (Tupoksi), memeliki inovasi dan kreatifitas serta etos kerja yang tinggi. 

Irfendi Arbi menyampaikan rasa bangga, atas dipilihnya Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai lokasi pelatihan dasar CPNS Golongan III Purna Praja IPDN. Ia juga menyampaikan, pelatihan dasar merupakan bagian dari pembelajaran yang diharapkan mampu menambah kemampuan dan pengalaman para Purna Praja.

"Untuk jadi pengayom masyarakat, bukanlah hal yang sulit. Kuncinya tergantung pada kemauan dari diri kita masing masing. Kalau kita mau jadi pelayan, maka kita akan bisa melayani masyarakat," ungkap Irfendi Arbi dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Pusdiklat Regional Bukittinggi, dalam hal ini diwakili Sarjayadi,SS beserta Narator, para OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.

Pada kesempatan itu Sarjayadi,SS mengatakan, Para purna praja IPDN tersebut akan melaksanakan studi lapangan selama 72 hari. Mereka berasal dari sejumlah daerah, Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Sumatera Barat. Nantinya mereka akan ditempatkan disejumlah OPD, guna mengimplementasikan ilmu yang didapat selama pendidikan.

Para Purna Praja akan merumuskan sejumlah solusi, terhadap suatu masalah yang dirangkum dalam sebuah makalah untuk dipresentasikan di sekolah mereka nantinya. Hasil makalah tersebut, diharapkan jadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai calon pemimpin birokrasi.

Dijelaskan Sarjayadi, tak cukup hanya pandai dalam ilmu pengetahuan, purna praja IPDN diharapkan bisa berpandai-pandai dalam lingkungan kerja pemerintahan maupun dalam bermasyarakat. "Sepandai-pandai kita sekolah, mendapatkan gelar yang paling tinggi sekalipun, kalau jiwanya tak ada jiwa melayani maka jangan bermimpi jadi abdi masyarakat," sebutnya.

Kepada pimpinan OPD yang ditunjuk sebagai tempat studi lapangan, Sarjayadi,SS meminta, agar dapat mementori dan membimbing para Purna Praja selama studi lapangan. "Saya pesankan, kiranya bantu adik-adik kita dalam melaksanakan studi lapangan," imbuhnya. (Nur Akmal)