Sudah agak lama Februari 9 Februari 2017, wartawan Yal Aziz membuat catatan tentang karya Ery Mefry dari Nan Jombang Grup di situs online ini.

Keseluruhan isinya by name, merupakan catatan pribadi penulisnya yaitu Yal Aziz. Tulisan itu bagian dari pengayaan dan cerminan intelektualias penulis dalam memandang sebuah karya dan itu sepenuhnya hak penulis.

Saya sebagai sekretaris Nan Jombang akan menanggapi bagian krusial saja, yaitu: " Yang membuat saya bingung dan menarik nafas, ternyata dari kontemporer umbar aurat, karya Ery Mefri ini disebut-sebut, dibiayai dengan APBD Sumatera Barat, karena katanya programnya didukung Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat."

Penjelasan saya sbb: Tidak satu sen pun grup kami meminta dan diberi bantuan oleh Dinas Kebudayaan Sumatera Barat. Untuk dinas itu saja anggaran tidak cukup karena memang sangat kecil.
Saya sebagai sekretaris Nan Jombang bertanya kepada Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat.

Ia menjawab: " Dinas Kebudayaan yang baru saja ada pada 2017 ini  tidak pernah membantu grup manapun. Tidak ada bantuan APBD untuk Nan Jombang atau untuk Ery Mefry. Informasi yang tertulis di tabloidbijak.com, fatal. Itu salah. Sekali lagi tak ada bantuan apapun, " kata Kepala Dinas Kebudayaan Taufik Effendi kepada saya, Selasa (29/5/2017)

Ini perlu saya luruskan karena Nan Jombang diundang pertunjukkan ke manca negara saja tidak pernah minta bantuan APBD tapi dibiayai oleh pengundang. Bahkan tiap bulan di Ladang Tari Nan Jombang, Rimbo Tarok, Padang, kami gelar acara rutin. Diskusi busaya. Acara ini kami membiayai sendiri.

Besok-besok jika menulis soal anggaran satu grup sebaiknya ditanya langsung ke grup itu. Jika dicurigai dibiayai APBD bisa ditanya kepada kepala dinas terkait atau ke gubernur

Demikian tulisan pendek saya untuk menanggapi tulisan Yal Aziz  tersebut.

Terima kasih

PADANG 30 Mei 2017

Sekretaris Nan Jombang Grup.

Khairul Jasmi


Dinas Kebudayaan Belum Membantu Grup Manapun

Membaca tabloidbijak.com 9 Februari 2017 lalu tentang Ery Mefry dan Nan Jombang Grup, saya sebagai kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat perlu meluruskan beberapa hal.
Dinas Kebudayaan baru saja berdiri pada 2017 jadi mustahil bisa memberi bantuan APBD kepala Nan Jombang Grup sebagaimana termuat dalam tulisan saudara Yal Aziz. Paragraf dalam tulisan saudara yang menyebut dibantu dengan APBD, adalah tidak benar.
Demikian terima kasih

PADANG 30.MEI 2017
KADINASBUD
TAUFIK EFFENDI