BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Drs. H. Damsuar Dt. Bandaro Putiah, MM, ditunjuk  sebagai Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Padang Pariaman, Pengganti Antar Waktu (PAW) atas meninggalnya Ketua LKAAM Padang Pariaman, Drs. H. Muslim, Ak, MM Dt. Sinaro Basa.

Hal  itu disampaikan Wakil Ketua LKAAM) Kab. Padang Pariaman, Drs. Asril  Mukhtar, SH, Dt. Rangkayo Basa, Selasa  (9/5/2017) dalam suatu percakapan di rumah makan gulai kambiang One Parit Malintang di dampingi rekannya Rosihan Anwar.

Dikatakan, penunjukan itu berdasarkan  rapat LKAAM Padang Pariaman, Jum’at tanggal 27  Maret 2017 di rumah makan Sambalado Kurai Taji Pariaman. Kemudian , hasil musyawarah itu telah disampaikan kepada LKAAM Provinsi Sumatera Barat, untuk pengesahannya.

Akhirnya LKAAM Provinsi Sumatera Barat, mengeluarkan Surat Keputusan Nomor : SK.09/PP/LKAAM-SB/IV/2017, tentang pengangkatan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Kabupaten Padang Pariaman, masa bhakti 2014-2019.

Lebih jauh dijelas Asril Mukhtar, walaupun Damsuar Dt. Bandaro Putiah diangkat sebagai Ketua Pengganti Antar Waktu (PAW) tetapi jabatannya merangkap selaku Wakil Ketua 1, sampai  Pengurus LKAAM Padang Pariaman di Pati Ambalau oleh Pucuk Pimpinan LKAAM Provinsi Sumatera Barat.
Surat LKAAM Provinsi Sumatera Barat itu, ditanda tangani Ketua Umum, Dr. Drs. M. Sayuti Dt. Rajo Penghulu, M.Pd dengan Sekretaris Umum, H. Syafn Dt. Siri Mahadirajo, SH. tertanggal 12 April 2017. Surat Keputusan itu berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila terjadi kekeliruan akan diperbaiki kembali sebagaimana mestinya.

Ketika disinggung, tentang adanya isu, LKAAM tandingan  Kabupaten  Padang Pariaman, menurut Asril Mukhtar, setahunya tidak ada, tetapi kalau ada orang yang menyebut di juga Ketua LKAAM Padang Pariaman, fersi dia pula, boleh saja, mungkin bisa jadi belum belajar tentang organisasi LKAAM, karena siapa yang bakal memberikan  Surat Keputusan (SK).

“Kalau ada pula orang yang berani mengeluarkan SK, podo awe aja itu orangnya, yang diangkat ngak paham dengan organisasi yang mengeluarkan SK, alah sasek jalan pulo namoentu, he he he,” tutur Asril Mukhtar. (amir)