BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)-Pemerintah Kecamatan Kapur IX dan Puskesmas Sialang, bekerjasama dengan Tim peduli kemanusiaan Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas (IASMA) Satu Landbouw Bukittinggi, sukses menggelar Sunatan Masal terhadap puluhan anak korban bencana dan kurang mampu, Sabtu (6/5).

Ketua Pelaksana Sunatan Masal IASMA 1 Landbouw Bukittinggi, Ulya Maksum melalui koordinator Humas Yudi Prama Agustino, mengatakan, kegiatan sosial ini menurunkan 10 orang tim kesehatan dari Bukittinggi, 10 orang dari IASMA muda, 1 orang Dokter umum, 1 orang Dokter spesialis bedah umum serta dibantu 6 petugas dari Puskesmas Sialang, Kecamatan Kapur IX.

“Tim peduli kemanusiaan IASMA 1 memilih melakukan aksi peduli ini setelah melihat lansung kondisi daerah Kapur IX ketika banjir lalu. Dari sanalah kami berfikir perlu dilakukan aksi peduli khusus untuk sunatan masal bagi anak-anak korban banjir dan kurang mampu,”jelas Yudi.

Aksi peduli sesama memang sudah sering kali dilakukan alumni IASMA. Tetapi sebut pria ramah itu, aksi sebelumnya berupa operasi katarak dan qurban. Namun untuk kali ini dilakukan Sunatan Masal yang rencananya akan dilakukan di dua tempat, pertama di Kapur IX dan Agam. 

Usai disunat, masing-masing anak akan mendapatkan bingkisan spesial dari alumsi IASMA Bukittinggi. Tentu saja, harap Yudi dapat memberikan kegembiraan bagi peserta Sunatan Masal. “Semuanya gratis. Ini betul-betul aksi peduli terhadap sesama yang kita lakukan,” katanya.

Camat Kapur IX, Andri Yasmen didampingi Danramil, Mayor  Arm Luud Guntono, dan Wakapolsek Iptu Muchri Sawir, serta Kepala Puskesmas Sialang Syamsu, SKM, menyebut jika aksi peduli Sunatan Masal terhadap anak Kapur IX, telah memberi arti penting bagi kehidupan anak-anak korban bencana dan kurang mampu.

“Kami atas nama muspika mengucapkan terimakasih kepada alumni IASMA 1 Landbauow Bukittinggi. Ini jelas telah meringankan beban anak-anak korban banjir dan kurang mampu di daerah kami ini, semoga ini juga memberi arti penting bagi kehidupan anak-anak kelak,” harap Camat. (Nur Akmal)