BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Ketua Umum Panitia Lomba Lintas Alam Menelusuri Nagari, Jalan kaki tingkat Nasional (Lolalita Menari)  yang mengambil Sekretariat di Kantor Camat Padang Sago, Jon Kenedi Martin,  tidak beretika alias “ka gadang-gadangan”,  di dalam menjawab pertanyaan wartawan, soal  perjalanan acaranya.

Hal itu terjadi  Rabu (10/5/2017) ketika wartawan anda ingin mendapat konfirmasi dari Jon Kenedi Martin, atas penyelenggaraan kegiatannya tersebut. Jon Kenedi  yang biasanya mangkal di Jakarta, kini pulang kampung , karena konon kabarnya mau mencalonkan diri menjadi anggota Legislatif  DPR RI pada Pemilu mendatang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Awalnya, sebelum meminta informasi kepada Jon Kenedi Martin, kami mencoba menghubungi Sekretaris Umum, Ruswan Tanjung, tetapi  dia tidak bisa menjawab, karena hanya sifatnya membantu ketika  perencanaan awal  saja dan setelah itu kami tidak ikut lagi, jawab Ruswan Tanjung.
“Hubungi saja Ketua Umum Jon Kenedi Martin, kan dia yang bertanggung jawab semua dan termasuk biaya awal dia yang memodali, apalagi masaalah keuangan saya tidak mau tahu tentang itu. Kata Ruswan Tanjung, kalau anda mau bikin berita bikin saja, “ ujarnya dengan nada agak tinggi.

Kemudian ketika dicoba menghubungi Jon Kenedi ternyata ponselnya tidak aktif,  dan dicoba mengirim pesan singkat, “Asswrwb, Jon, ambo nio  tanyo tentang Lolalita Menari, bara tim peserta yang daftar bagaimana dengan hadiah peserta. Oh iya, uang pendaftaran peserta kok masuk rekening pribadi apa ngak penyimpangan, Wasswrwb”.

Sekitar pukul 11, lewat 17 menit, masuk balasan dari  Jon Kenedi Martin,”sia waang”, dan dicoba menghubungi dengan telepon, baru saja diangkatnya, langsung dengan nada tinggi dengan berkata-kata tidak sopan, sempat bilang ampek, den bunuah waang, waang tuanku, iko pulo yang waang karajoan. Bahkan Jon Kenedi Martin, minta laporkan sajalah saya kepada Polres katanya, lagi.

Ketika dikonfirmasi  kepada Camat Padang Sago, Zaldi Arnas, S.Sos, MM, tentang kegiatan Lolalita Menari yang digagas Jon Kenedi Martin tersebut, , mengaku  tidak bisa menjelaskan, karena dia hanya sebatas mendorong bagaimana kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik. 

“Maaf ya saya, ngak tau soal laporan pertanggung jawabkan keuangan kegiatan itu dan mengaku sedang Rapat di IKK Parit Malintang.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP  Eri Dwi Harianto, ketika diminta tanggapannya tentang hal ini, mengatakan, sebagai pemimpin Jon Kenedi Martin tentu harus terbuka dengan rekan Pers, apa salahnya sekedar memberikan informasi dan itulah tugasnya pers.

“Kalau sudah mulai mengancam  dan diri anda sebagai wartawan terasa terancam, silahkan saja lapor pada petugas penjagaan dan nanti tentu akan diproses,” ujarnya sambil tersenyum di Polres Padang Pariaman, didampingi Waka Polres.

Acara Lolalita Menari itu telah berlangusng Minggu (7/5/2017) yang dilepas Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, menurut informasi Wali Nagari Koto Baru, H. Zul Hendrayani, peserta cukup ramai  diperkirakan yang daftar  ada 100 tim x3 orang, peserta hampir 500 orang. Menurut rencana awalnya acara ini akan menghadirkan tiga Menteri RI dari Jakarta, tetapi itu hanya isapan jempol belaka. (amir)