BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Padang Pariaman, Jon Kenedi, mengatakan  perkembangan dan kemajuan objek wisata di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur (Jatim)  betul-betul mempesona  dan mengagumkan  mata melihatnya.

Demikian disampaikan Jon Kenedi, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/5/2017) sekaitan kembalinya dari Studi Banding Tiru (Contek) ke Kabupaten Banyuwangi sepekan yang lalu. Menurut penghematan Jon Kenedi, kelebihan  daerah Banyuwangi dalam menggarap Pariwasta, secara bersama –sama seluruh Kepala OPD. 

“Artinya, seluruh dinas instansi terkait, membuat program  untuk  kemajuan Pariwsata, seperti , Dinas PU, buat jalan, Dinas Pertamanan, buat taman, kemudian apa pun bentuk acara rapat-rapat diadakan diempat wisata, jadi yang dinas wisata, membuat kegiatan kesenian, gitulah caranya disitu,” ujar mantan Camat Nan Sabaris ini.

Menurut Jon Kenedi yang bisa diambil dan dicontoh adalah ide kebersamaan tersebut, untuk tindak lanjut dari perjalanan  ke Banyuwangi, perlu ada konsilidasi dengan semua OPD yang terkait dan ini tentu sudah dikoordinasikan dengan pimpinan. Kemudian kesepakatan antara OPD sudah dapat diambil, baru pemahaman wisata terhadap masyarakat lingkungan objek wisata tersebut.

Pada sisi lain di Banyuwangi itu, setiap OPD bisa memberikan pemaparan dan penyajian tentang Pariwisata tersebut di Kabupaten Padang Pariaman, penggarapan Pariwisatanya belum ada terkoordinasi, ketika disinggung jenis Wisata di Padang Pariaman, cukup banyak ada 83 jenis wisata yang sudah terdata dan kemungkinan bisa bertambah.

Tetapi yang sudah digarap sudah ada beberapa buah objek wisata, Pantai Tiram, Lubuk Nyarai, Anai Resoort, Lubuk Bonta, lokasi   ini sudah banyak dikunjungi wisatawan  setiap  hari libur . Namun demikian  kita belum mampu mengadakan  pertunjukan secara rutin tiap minggunya itu.

“Maklumlah dana kita untuk Pariwisata sangat minim, tanpa menjelaskan berapa  minimnya, jadi baru  diadakan promosi-promosi wisata, seperti pemasangan spanduk dan pamplek pamlek berupa ajakan dan himbauan,” tukuk Jon Kenedi yang didampingi Kabid Promosi  dan Ekonomi Kreatif, Ade Novalia, M.Pd dan Kasi Usaha dan promosi Pariwisata, Viviani Zahar. (amir)