BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)-- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman, Erman, mengatakan, Pemerintah Kabupaten sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan Ikatan Mahasiswa Asal Pariaman Raya (IMAPAR).

Hal itu disampaikan Erman, ketika membuka kegiatan Bhakti Sosial Masyarakat Ikatan Mahasiswa Piaman Raya (IMAPAR) Cabang Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, Sabtu (19/05/2017), malam, di Surau Balenggek, Sikabu Lubuk Alung.

Turut hadir malam itu Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, Kepala KUA Lubuk Alung, Ketua Bamus Sikabu Dt. Panyalai, Ketua DPD IMAPAR Kota Padang, Dewan Pembina IMAPAR Kota Padang Roby Hadi Putra, Perangkat Nagari Sikabu, Pengurus Surau Balenggek dan masyarakat Sikabu sekitarnya.

Menurut Erman, kegiatan IMAPAR ini telah membantu program pemerintah dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pemerintah daerah sangat terbantu dengan kegiatan seperti ini karena sedikit banyak dapat meringankan beban kerja pemerintah dalam pembangunan daerah di pelosok daerah," ujar Erman.

Dikatakan, keterbatasan anggaran dan SDM membuat pemerintah kewalahan dalam memenuhi aspirasi masyarakat yang membutuhkan perbaikan sarana prasarana Nagari. Di saat yang lain, kata mantan Camat Batang Anai ini, Pemerintah sedang berupaya menuntaskan Kode Pemerintahan Nagari yang baru dimekarkan sebanyak 43.

"Dengan tuntutan dan aspirasi yang begitu banyak membuat pemerintah bekerja keras untuk menyelesaikannya. Ini terkait dengan pesan Bupati Ali Mukhni yang meminta pejabat menjadi pelayan bukan pejabat yang minta dilayani," jelasnya lagi.

Terkait dengan masalah sosial kemasyarakatan seperti penampilan orgen tunggal yang masih melanggar aturan Perbup, Erman menjelaskan bahwa diperlukan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten dengan Kecamatan dan Nagari, terlebih lagi tokoh masyarakat, pemuda dan Bundo Kanduang.

"Jika semua elemen masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman Saiyo Sakato membangun dan memperbaiki daerah ini maka permasalahan sosial kemasyarakatan dapat kita atasi," katanya menutup.

Sementara itu Pembina IMAPAR Kota Padang Roby Hadi Putra yang dikenal sebagai tokoh pemuda Kota Padang menyampaikan pesan senior IMAPAR yang tidak bisa hadir malam itu karena kesibukan pekerjaan di Padang. Namun Roby menjanjikan mereka akan hadir besok pagi atau siang. Senior yang dijanjikan hadir adalah Wirya Fansuri, Nurnas, dll.

Menurut Roby, keberadaan IMAPAR adalah sebagai kontrol sosial kepada pemerintah daerah, IMAPAR juga ikut berkontribusi membangun daerah.

"Lubuk Alung adalah daerah yang sedang berkembang menuju daerah maju perlu mendapat perhatian yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Roby.

Roby juga mengatakan bahwa kondisi sosial kemasyarakatan di Lubuk Alung sangat memprihatinkan. Sering terjadi pelecehan seksual terhadap usia muda. Untuk itu Roby berharap perhatian pemerintah untuk mengantisipasi atau mencarikan solusinya.

Ketua Panitia Syahrul Mubarak dan Ketua Cabang IMAPAR UIN IB Padang, Jamal Mirdad menjelaskan dalam laporan bahwa kegiatan Bhakti sosial yang mereka adakan adalah dalam rangka melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat. Kemudian Melaksanakan program kerja organisasi."Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 orang anggota IMAPAR UIN IB Padang," lapor Syahrul Mubarak.

Ditambahkan oleh Jamal Mirdad bahwa BSM sebagai proses belajar dan mengabdi ke masyarakat. "Kegiatan yg akan dilakukan sosialisasi ke masyarakat tentang berbagai hal yang dibutuhkan masyarakat, siswa dan pelajar, gotong royong, didikan subuh, tabligh akbar," tutupnya.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan diskusi pembangunan Nagari dengan narasumber Andri Satria Masri yang dimoderatori Roby Hadi Putra. (rel/amir)