BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)—Ketua Yayasan Lembaga Pengembangan Pendidikan Penelitian Ekonomi, Sosial dan Budaya (LP3ESIDA) Sumatera Barat, H. Baharuddin, didampingi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sumatera Barata (STIESB)  Pariaman, Dr.Hj Nurtati, SE dan Jajaran Pembina di STIE SB Pariaman menyerahkan tanah, ke Pemko Pariaman.

Tanah yang diserahkan itu adalah milik yayasan di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, seluas 3,1 hijriah, dan bangunan Gedung Nasional dan tanah yang ada di Guguak Pariaman (Kampus STIE lama).

Acara serah terima  itu di ruang rapat Walikota Pariaman, Senin, 22 Met 2017 siang. Hadir dalam pertemuan ini dari pihak Pemko Pariaman Sekdako, H. Indra Sakti, SH, MM, Kabag Pemerintahan Alfian Harun, Kabag Aset Hartanti, Camat Pariaman Tengah dan Pariaman Utara, Kabid Pertanahan dan Kepala Desa Manggung, Ampalu, Apar dan Tanjung Sabar.

Kata H. Baharuddin, awalnya tanah itu untuk pembangunan STIE SB Pariaman, karena telah adanya lahan dan bangunan baru sekarang di By Pass, Jati, yang lebih representatif dan megah. Lahan yang ada tersebut agar lebih produktif, kami serahkan ke Pemerintah Kota Pariaman, agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Harapan kami agar tanah yang kami hibahkan ini, dapat menjadi bermanfaat bagi Pemerintah Kota Pariaman, dengan menjadikannya sebagai tempat yang bermanfaat bagi masyarakat," tukasnya.
STIE Sumbar adalah salah satu sekolah tinggi yang dinaungi oleh LP3ESIDA Sumbar ini. Selain Aperta, Akop dan sekolah tinggi lainya, serta SMA/SMK swasta termasuk SMA Manunggal yang ada di Pariaman," tambah Baharudin.

Genius Umar menyambut dengan sukacita terhadap apa yang dilakukan oleh yayasan LP3ESIDA. Karena dengan adanya tanah dan lahan yang diberikan ini, dapat menjadi alternatif bagi Pemko Pariaman untuk pembangunan yang berkesinambungan, yang selama ini terkendala dengan terbatasnya lahan yang dimiliki oleh Pemko Pariaman.

"Kita sangat mengapresiasi  apa yang telah orangtua kita lakukan, yaitu Bapak Baharudin yang dengan sukarela, memberikan tanah yang telah mempunyai sertifikat ini, kepada Pemko Pariaman," tuturnya.

Kedepan, kata Genius,  akan meneruskan apa yang menjadi cita-cita dari bapak Baharudin, untuk membuat sebuah universitas di Kota Pariaman.

"Hal ini sejalan dengan apa yang kami inginkan. Walaupun saat ini, pihak Kemenristekdikti RI masih belum membuka kesempatan di daerah untuk mengajukan sebuah universitas baru. Tetapi kami akan terus berupaya dengan dibantu semua pihak nantinya, agar hal ini dapat terwujud," tutupnya. (J/amir)