BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Apel akbar Pesentren Ramadhan tahun 2017, dimeriahkan dengan pelepasan balon oleh Sekda Kota Payakumbuh Beni Warlis, sebagai tanda Pesantren Ramadhan dibuka secara resmi. Para pelajar pun mengerumuni pelepasan balon dan bersorak-sorai gembira. Marhaban Ya Ramadhan!

“Tahun 2017 ini, kita akan mendengar kembali lantunan ayat suci Al-Quran di berbagai penjuru kota, dan ramainya masjid dipenuhi pelajar di bulan Ramadhan, bakal menyemarakkan kembali kota Payakumbuh, “ujar Beni Warlis ketika membuka pesantren ramadhan di lapangan Kubu Gadang, Rabu (24/5). 

Apel akbar juga dihadiri Asisten, Staff Ahli, Kepala Kemenag, Kepala Dinas Pendidikan, Dewan Pembina Pesantren Ramadhan, Kepala SD dan SMP se Kota Payakumbuh serta ribuan siswa-siswi SD dan SMP sebagai peserta program Pesantren Ramadhan. 

Dalam sambutannya Beni Warlis menyampaikan melalui program pesantren Ramadhan diharapkan dapat meningkatkan keyakinan dan kecintaan para pelajar kepada Allah SWT. Benni Warlis berharap pesantren Ramadhan dapat menjadi sarana untuk menanamkan tauhid di kalangan pelajar sehingga mampu menjadi embrio menuju masyarakat Payakumbuh yang relijius. 

Menyampaikan pesan Walikota Riza Falepi, Beni mengucapkan selamat menunaikan ibadah Ramadhan kepada seluruh masyarakat Payakumbuh. "Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan sebaik mungkin. Semoga kita maksimal beramal kita  bulan Ramadhan sehingga berbuah manis bagi kita,"ujar Beni. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan, A. H. Agustion, menyampaikan, pesantren Ramadhan merupakan pengalihan proses belajar mengajar dari sekolah ke masjid. Ada 76 masjid se Kota Payakumbuh yang akan menjadi lokasi pelaksanaan pesantren Ramadhan berdasarkan kelurahan sebelum penggabungan. 

Pesantren Ramadhan berlangsung selama 10 hari mulai 11 Juni sampai 20 Juni 2017, diikuti oleh siswa SD dan SMP. Instruktur tetap memberdayakan guru-guru agama baik dari SD maupun SMP. "Semoga syiar Islam tetap jaya di Kota kita ini apalagi di bulan Ramadhan. Mudah-mudahan pelaksanaan program pesantren Ramadhan dapat lebih meningkat dari tahun ke tahun," ujar Agustion. (Nur Akmal)