BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Wali Korong Sawah Tuko, Nagari  Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Durian Kecamatan Patamuan, Rais Mantoni, mengatakan, terhadap bantuan warga miskin  atas nama Katar dengan isterinya Ijek yang sempat heboh di media masa, beberapa waktu lalu yang sempat mengejutkan Pemda Padang Pariaman, telah mulai diturun dinas instansi terkait.

Hal itu disampaikan Rais Manto, Selasa (9/5/2017) dalam suatu percakapan  di kedai  penjualan kendaraan roda dua (sorum) di Korong Kabun Nagari Tandikat, ketika ditanya sekaitan dengan janji Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, saat berkunjung ke rumah warganya yang punya anak 14 tersebut.

Dikatakan, bantuan yang sudah diterima Katar bersama keluarganya dari Dinas Kesehatan,  terutama untuk kebutuhan bayi, seperti susu, roti, pepesan anak dan dikunjungi setiap hari oleh Bidan Desa, dalam  control perkembangan bayi dan anak-anak Katar, dari Dinas Sosial berupa beras sebanyak 5 karung, satu karung isi 10 kg.

Kemudian soal untuk rehab rumah, sedang persiapan proposal, gambar dan RAB, dalam waktu dekat sudah bisa diantarkan ke Kantor Baznas Padang Pariaman.  Disamping bantuan dari Pemerintah Padang Pariaman, juga datang  bantuan dari Perantau, Lubuk Punggai dan Sawah Tuko di Jabodetabek, Bandung dan Jakarta uang kontan sebanyak Rp. 1 juta rupiah dan 1 ekor sapi  dari alumni SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak.

Dijelaskan Rais Manto, selaku wali Korong menyampaikan terima kasih banyak kepada  Pemda Padang Pariaman yang sudah peduli dan tanggap terhadap  rakyatnya  yang miskin, termasuk kepada Perantau Lubuk Punggai, Sawah Tuko. 

Lokasi rumah  Katar, cukup tersiolir, jalan ke rumahnya menempuh sawah dan  menanjak bisa ditempuh dengan jalan kaki, jaraknya dari jalan utama Koto Mambang-Malalak lebih kurang 3 kilo meter.  “Terkait dengan operasi  hernia yang dialami anak Katar, belum dapat dilaksanakan, karena Katar, ingin membawa berobat ke dukun urut,” tukas Rais. (amir)