BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)--Sistem Informasi Perencanaan Penggangaran (SIPPERA) yang dirancang sebagai Proyek Perubahan Diklatpim Tingkat III Kabag Perencanaan Keuangan (Rankeu) Armeyn Rangkuti dilaunching secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Jonpriadi di hall IKK, Senin (22/05/2017).

SIPPERA merupakan perangkat lunak (aplikasi) yang dikembangkan dengan tujuan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk mewujudkan pengganggaran yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel. Tujuan jangka panjang aplikasi ini sendiri adalah dapat dikembangkan dalam skala kabupaten dan disinkronkan dengan Sistim Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) Keuangan yang telah diimpelentasikan sejak tahun 2008 lalu.

Sekda Jonpriadi memberi apresiasi atas gagasan Kabag Renkeu dan mengharapkan aplikasi tersebut dapat segera dijalankan dan dia juga berharap untuk jangka panjang aplikasi ini dapat dikebangkan dalam skala Kabupaten.

“Secara pribadi, kami sangat senang dan bangga dengan aplikasi ini. Namun, kami sangat berharap setiap aplikasi yang dibuat dan dilaunching segera diterapkan dan dilanjutkan penerapannya. Jangan hanya sebatas sekedar memenuhi tuntutan proyek perubahan dalam Diklatpim,” kata Sekda mengingatkan.

Drs. Armeyn Rangkuti, M.Si saat didampingi TKIP Renkeu Rescy Herrico A.Md, menjelaskan latar belakang ide pembuatan aplikasi SIPPERA kepada Kabag Humas dan Protokol Andri Satria MAsri.
Mantan Kabag Umum itu mengatakan banyaknya program kegiatan di Sekretariat Daerah yang tidak sesuai dengan visi-misi OPD bahkan berdempet dengan OPD lain menjadi kekurangan dari sistem perencanaan yang masih menggunakan sistem manual. Selain itu, jelasnya lagi, Kementerian Komunikasi dan Informasi juga meminta setiap daerah untuk menggunakan sistem pengangaran berbasis eletronik dan online.

“Berangkat dari permasalahan tersebut, timbul ide dari kami bagaimana perencanaan pengganggaran yang manual tadi dapat ditinggalkan dan beralih dengan penggunaan sistem eletronik. Perencanaan pengangaran melalui teknologi informasi kami beri nama Sistem Informasi Perencanaan Pengangaran (Sippera),” ujar Armeyn.

Lebih lanjut, Armeyn menjelaskan beberapa manfaat pengunaan aplikasi SIPPERA diantaranya perencanaan pengganggaran sesuai dengan visi misi OPD, perencanaan pengganggaran sesuai dengan program dan kegiatan OPD dan hasil Musrenbang, program dan kegiatan sesuai tupoksi masing-masing bagian, efisiensi waktu penyusunan perencanaan pengganggaran dan menghemat pengeluaran operasional, serta dapat diinput dimana saja oleh operator.

Senada dengan Sekda, Armeyn mengharapkan aplikasi SIPPERA ini dapat dijalankan secara maksimal dan penggunaanya dapat ditingkatkan ke level perencanaan Kabupaten. (rel/amir)