BIJAKONLINE (PAYAKUMBUH)---Sebanyak 317 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Payakumbuh, mendapatkan program bantuan perumahan swadaya dari pemerintah. Pemberian bantuan itu diserahkan Walikota Riza Falepi secara simbolis, di aula kantor kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Sabtu (20/5) pagi.

Acara penyerahan yang disaksikan Asisten II Amriul Dt. Karayiang, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Marta Minanda, Camat Latina David Bachri, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, Kabid Perumahan Dinas PRKP, Tegra S, Lurah, tokoh masyarakat, Alim Ulama, LPM, warga calon penerima bantuan dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Walikota Riza Falepi mengapresiasi atas kinerja Dinas PRKP dan bersyukur atas terwujudnya acara penyerahan bantuan. “Kami sangat apresiasi atas program dari Dinas PRKP dan bersyukur akhirnya penyerahan bantuan dapat terlaksana untuk saat ini. Program pembangunan dalam visi misi Walikota, pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama, ”tegas Walikota Riza Falepi.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama dari kalangan ekonomi lemah sangat diutamakan, banyak program yang telah dan sedang kita laksanakan, salah satunya adalah  bantuan peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Karena masih banyak rumah yang belum masuk kategori layak, dan berkualitas. Perlunya pembenahan dan perbaikan dari berbagai sisi, baik itu konstruksi atau lantainya, dinding, langit-langit, atap, dan sebagainya. “Kita akan berusaha untuk menurunkan secara signifikan jumlah RTLH dalam beberapa tahun mendatang, ”jelas Walikota.

Diakhir sambutannya Walikota menghimbau supaya pemanfaatan bantuan ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya. “Mari kita manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya agar rumah dan hunian kita menjadi baik dan berkuliatas,”harap Wako mengakhiri.

Sementara itu Kadis PRKP Marta Minanda didampingi Kabid Perumahan Tegra S, menginformasikan, Payakumbuh adalah salah satu dari 5 daerah yang mendapatkan bantuan rumah swadaya di propinsi Sumatera Barat dari pemerintah pusat.

“Sumatera Barat hanya 5 Kabupaten dan Kota yang mendapatkan bantuan, antara lain Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Solok, Kota Pariaman dan Payakumbuh sendiri,”ulas Marta. 

Ditambahkan Marta, keberhasilan Payakumbuh mendapatkan bantuan ini dikarenakan adanya faktor keseriusan pemerintah daerah dalam menangani permasalahan pengentasan kemiskinan dari segi kelayakan hunian masyarakatnya. “Dan program ini merupakan stimulus kepada masyarakat untuk bersama-sama secara gotong royong untuk meningkatkan kualitas huniannya,”sebut Marta Minanda.

Selanjutnya Marta mengatakan, di Payakumbuh masih terdapat kurang lebih 2660 unit rumah tidak layak huni atau sebesar 9,3% dari total 28.436 unit rumah yang ada. Berkat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah, 317 RTLH yang tersebar di Payakumbuh mendapatkan bantuan peningkatan kualitas fisik rumah dan hunian masyarakat.

“Ke 317 unit rumah tersebut tersebar di 3 kecamatan yaitu, Latina mendapatkan 89 unit, Kecamatan Payakumbuh Timur 98 unit dan 130 unit di kecamatan Payakumbuh Selatan,”kata Marta Minanda. (Nur Akmal)