BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Kabupaten Lima Puluh Kota, merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi wisata sangat besar, bahkan dikenal seantero Nusantara. Untuk itu, apapun terkait dengan pengebangan wisata Lima Puluh Kota, Pemerintah Provinsi siap membantu pembangunan wisata kedepan.

"Pemprov Sumbar menilai, ada tiga perioritas pengembangan wisata unggulan di kabupaten ini perlu dipacu pembangunannya. Pemprov Sumatera Barat mendukung pengembangan Pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota, “ujar Wakil Gubernur Nasrul Abit ketika memimpin tim silahturahmi ramadhan saat mengunjungi masjid Jihad Batu Nan Limo, Nagari Koto Tangah Simalanggang, Selasa (20/6) malam.

Dijelaskan Nasrul Abit, 3 perioritas Pariwisata itu, yakni pengembangan objek wisata Lembah Harau, pengembangan objek wisiata Kelok Sembilan (Fly Over), dan perkembangan wisata di Balai Pembibitan Ternak Unggul Padang Mengatas.

"Objek wisata ini yang sangat dikenal di Limapuluh Kota, bahkan sudah mendunia, jika ini dikemas dengan inovasi baru dan difasilitasi dengan baik, saya yakin kabupaten Lima Puluh Kota akan menjadi salah satu wisata unggulan di Sumbar," ujarnya.

Terkait untuk pengembangan objek wisata Harau ini kedepan, Nasrul Abit meminta agar pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota segera menyusun perancanaan, sehingga nantinya target yang akan dituju bisa tercapai secepatnya. "Saya harap bupati bersama jajarannya segera menyusun perencanaan ini, kalau bisa ditahun 2018 sudah mulai kita kerjakan,"tambahnya.

Katanya, hal yang perlu dilakukan adanya penunjangan infrastuktur dan fasilitas-fasilitas sarana wisata, termasuk perluasan jalan di objek wisata Lembah Harau. "Untuk perluasan jalan ini, tentunya kita perlu pembebasan lahan terlebih dahulu. Untuk itu, saya harap niniak mamak berperan membantu pemerintah dalam pembebasan tanah ini,"himbaunya.


Terkait Objek wisata Fly Over kelok dan Padang Mengatas, wagub mengatakan, nanti pihaknya akan serahkan kepada dana APBN kedepan, begitu juga dengan Padang Mengatas. "Pokoknya apapun program limapuluh kota untuk kemajuan wisata di Sumbar kita pasti mendukung, apalagi di Limapuluh Kota ada New Zealand Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, ketika diwawancarai sejumlah wartawan, mengatakan, 3 perioritas wisata itu, saat ini memang menjadi priotas darinya dalam pengembangan wisata di Limapuluh Kota. Diakui bupati, kabupaten Limapuluh Kota memang kaya dengan wisata-wisata alam dan wisata lainnya, sayangnya saat ini sejumlah destinasi wisata Limapuluh Kota masih belum terkelola maksimal. 

Namun, Irfendi menyebut pihaknya sudah memasukkan pengembangan kawasan wisata ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Limapuluh Kota 2016-2021, sebagai bukti keseriusan Pemkab melakukan program kegiatan terhadap pengembangan destinasi wisata.

"Termasuk memperbanyak ajang promosi serta memperbaiki tata- kelola sejumlah objek wisata. Untuk promosi, pada 2017 ini kita terus menggalakkan kegiatan iven  seni budaya, melalui kerjasama dengan menggandeng para pelaku seni, budayawan hingga seluruh komponen masyarakat. Karena, Limapuluh Kota memiliki potensi besar pada bidang Pariwisata,"jelas bupati Irfendi Arbi. (Nura)