BIJAK ONLIE (Padang Pariaman)—Soal Lampu jalan Penerangan Jalan Umum (PJU) Pasar Padang Sago yang sudah mati sejak 3 bulan belakang dan sampai kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki oleg pihak Pemda Padang Pariaman. Sementara masyarakat sangat membutuhkan penerangan lampu jalan tersebut. 

Kabag Perekonomian Setda Padang Pariaman, Ali Zuti, SE ketika dikonfirmasi Jum’at pekan lalu disela-sela acara bukan puasa bersama di Pandopo Bupati, Karan Aur Pariaman, mengatakan, Lampu Jalan Pasar Padang Sago itu ilegal alias liar dan tidak terdaftar di Pemda Padang Pariaman. 

“Setelah kita suruh cek sama staf, ternyata keberadaan lampu jalan tersebut, ilegal dan Pemda tidak bisa mengeluarkan biaya untuk itu,” ujar Ali Zuti.

Ketika dijelaskan kepada Ali Zuti, bahwa lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Pasar Padang Sago, itu mempunyai kilo meter dan selama ini  Pemda Padang Pariaman yang memperbaiki kalau ada kerusakan, walau pun sudah dijelaskan kepada  Ali Zuti, dia tetap menolak bahwa PJU Pasar Padang Sago terdaftar di kantornya.

Mahyuddin Tokoh masyarakat Pasar Padang Sago, ketika dikonfirmasi ulang, Kamis (8/6/2017) mengatakan PJU itu dipasang bersamaan dengan PJU Kantor Camat Padang Sago, sekitar 3 tahun silam dan mempunyai kilo meter dengan kode PJU AD.203889.

“Setiap bulan hidup atau mati tetap dicatat oleh pihak PLN  untuk menentukan pembayaran rekeningnya,” ujar Mahyuddin yang akrab disapa dengan buya Mayu itu.

Kasubag Bagiak Perekonomian Setda Padang Pariaman, Indra, ST, M.Si ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (8/6/2017), awalnya dia sependapat dengan atasanya Ali Zuti, bahwa PJU Pasar Padang Sago, ilegal dan tidak tercatat serta tidak mempunyai kilo meter. 

Ketika ditanya dari mana dia mengatakan PJU itu ilegal, kata Indra dari mitra kerjanya, yaitu orang pihak ketiga yang selalu diberi wewenang untuk mengganti, memasang dan memperbaiki PJU pada titik tertentu, termasuk Pasar Padang Sago.

Menurut Indra, kalau benar PJU Pasar Padang Sago, punya kilo meter, tolong dilihatkan bukti berupa foto kotak kilo meter tersebut. “Apabila itu benar kami bersedia memerbaiki dan mengganti kalau tidak bisa lagi diperbaiki,” ujar Indra. 

Kepala Rayon PLN Sicincin Bobi Abdul Rahman yang hendak dikonfirmasi, tidak berhasil ditemui, menurut petugas scurity, bos sudah pulang. “Oh Bapak udah pulang, besok saja kembali,” tuturnya. (amir)




google+

linkedin