BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Pada peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni 2017 kemarin, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota memberikan bantuan tali asih kepada Rida Silvia (19), warga Jorong Balai Tinggi, Nagari Gurun, Kecamatan Harau yang menderita kebocoran pada jantungnya.

Bantuan itu diberikan bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, kepada orang tuanya, Erlis didampingi Wali nagari Gurun, M.Ger. sebesar Rp4 Juta, usai menggelar Upacara bendera pada peringatan hari lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati, Bukik Limau, Sarilamak, kemarin.

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk Rida Silvia. Nilainya memang tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bisa membantu untuk biaya pengobatannya," ujar Bupati didampingi Wakil Bupati, Ferizal Ridwan dihadapan ratusan peserta upacara.

Dikesempatan itu, bupati juga mengimbau para Darmawan untuk mengulurkan tangan, bersama-sama membantu biaya pengobatan kepada Rida Silvia. " Mari kita semua membantu pengobatan anak kita, karena saat ini dirinya sangat memerlukan bantuan, untuk biaya operasasi," jelas bupati.

Senada,Wali Nagari, Gurun, M. Ger, mengatakan selama ini pihaknya telah berupaya mencari bantuan untuk pengobatan dan kesehatan Rida. Dikatakannya, Sebagai keluarga kurang mampu, Keluaraga Erlis sangat kewalahan dengan biaya pengobatan untuk kesebuhan Rida.

"Memang saat ini Rida terdaftar di BPJS kesehatan, namun yang menjadi kendalanya adalah biaya tranports untuk pengobatan. Dalam satu kali pengobatan bisa menghabiskan biaya Rp 5 Juta satu kali pulang pergi" sebutnya.

Untuk itu, dirinya berharap kedepan adanya uluran tangan untuk bantuan pengobatan agar kesehatan Rida Silvia bisa cepat tertangani. "Mewakili keluarga, saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati, dengan adanya bantuan ini tentunya sangat membantu untuk biaya pengobatan Rida. Mudah-mudahan kedepan ada lagi dermawan yang ingin membantu. Karena, dalam waktu dekat ini Rida Silvia bakal melakukan operasi ke Dua Dirumah Sakit Harapan Kita di Jakarta" ujarnya.

Sementara itu, Erlis menceritakan penyakit yang diderita anak ketiganya ini sebelumnya telah lama terjadi, bahkan semenjak dirinya menduduki bangku kelas 3 Sekolah Dasar, Rida Silvia terpaksa berhenti sekolah karena penyakit yang diderita.

"Telah berkali-kali kami melakukan pengobatan baik di Rumah Sakit daerah bahkan sempat rujuk ke Rumah Sakit di Jakrta. waktu itu biaya yang diperlukan mencapai Rp150 Juta. Saat ini, kami juga sedang menunggu kabar dari rumah sakit di Jakarta, karena dari informasi yang didapat dalam waktu dekat Rida Silvia bakala melakukan Operasi belah dada. Rencananya operasi ini dilakukan di Rumah Sakit harapan Kita Jakarta," sebutnya. (Nura)