BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Banyak pihak menilai, kabupaten Lima Puluh Kota memang hebat, secara berturut, dalam rentang beberapa bulan ini, sejumlah dinas Instansi, bagian setdakab dan kecamatan, berhasil menciptakan beragam inovasi baru. 

“Inovasi adalah suatu penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya. maka ia dapat dikatakan sebagai seorang yang inovatif. Seseorang yang inovatif akan selalu berupaya melakukan perbaikan, menyajikan sesuatu yang baru/unik yang berbeda dengan yang sudah ada, “ujar Wali Jorong Ketinggian, kenagarian Sarilamak, kecamatan Harau, Joni Indra (45) usai acara peluncuran inovasi baru kecamatan Harau bernama Klinik Keuangan Desa/nagari, di kantor Camat setempat, Kamis (15/6)

Inovatif juga merupakan sikap penting bagi yang hendaknya dimiliki oleh seorang yang slalu melakukannya. Maka keuntungan dan kesuksesan akan ia dapat. Inovatif merupakan implikasi dari karakteristik seorang yang mampu membawa perubahan pada lingkungan sekitarnya. 

Karena itu, inovatif akan selalu memikirkan untuk melakukan sesuatu yang berbeda, tidak seperti yang dipikirkan dan dilakukan oleh kebanyakan orang. Kreatif dan inovatif adalah suatu kemampuan untuk memindahkan sumber daya yang kurang produktif menjadi sumber daya yang produktif, sehingga memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat luas. 

“Nah, perubahan inilah yang telah lahir di kabupaten Lima Puluh Kota. Oleh karena itu, tentu semua kita bangga melihat dengan lahirnya beberapa inovasi baru di masing-masing OPD. Orang yang mampu membawa perubahan pada lingkunganya, diyakini masyarakatnya sejahtera dan menyikapi perubahan tersebut dengan positif, “ujar Joni Indra.

Bukti bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi membawa perubahan untuk masyarakat luas, telah terwujudnya berbagai inovasi baru di Lima Puluh Kota. Kini, muncul lagi inovasi kecamatan Harau, guna mengatasi permasalahan keuangan yang ada di Nagari/Desa.

“Kini giliran kecamatan Harau ciptakan inovasi baru. Peluncuran ini dilakukan langsung bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi. Dalam acara tersebut dihadiri ketua Bamus se kabupaten Limapuluh Kota, Camat, Wali Nagari, Wali Jorong, kepala-kepala OPD, beserta pendamping Nagari dan para undangan lainnya, “ujar Joni Indra.

Setelah itu, Wali nagari Lubuak Batingkok, Yon Elvi Dt. Pangulu Bosa selaku perwakilan 79 nagari di Limapuluh Kota, dengan adanya klnik ini, nagari-nagari yang ada, tidak perlu ragu lagi terkait dengan permasalahan dana-dana dinagari.

Sekarang sudah ada klinik yang akan mengobati kita di nagari, jadi jika ada permasalahan di nagari silakan laporkan ke kantor kecamatan, agar dicarikan solusi yang tepat. Sayangnya, yang terjadi selama ini dilapangan akibat kurang singkronnya antara Bamus, Sekretaris, dan perangkat Nagari sehingga terciptalah pemicu-pemicu permasalahan di nagari. 

“Untuk itu, dirinya mengajak semua perangkat nagari kedepan lebih bersatu, sehingga dapat mewjududkan kabupaten Lima Puluh Kota ke arah yang lebih baik lagi, “ujar Yon Elvi Dt. Pangulu Bosa.

Camat Harau Deki Yusman, memaparkan, hadirnya klinik Keuangan Nagari/Desa, merupakan suatu wadah yang bertujuan untuk menampung aspirasi aparatur nagari supaya admintrasi dinagari berjalan lancar sehingga pembangunan dan pemberdayaan nagari dapat dilaksanakan dengan efisien dan tepat sasaran.

Klinik ini merupakan wadah yang terbentuk dari rancangan pendamping desa, PLD yang bertujuan untuk menerima aspirasi dari perangkat nagari, bendaharawan, sekertaris nagari, wali nagari itu sendiri supaya terciptanya pembangunan nagari yang bersih, efisien dan tepat sasaran.

“Kemudian, klinik ini sebelumnya sudah pernah berjalan dengan nama Bengkel Dana Desa, namun atas usulan bupati bengkel ini dirobah namanya menjadi klinik keuangan Nagari/Desa. Deki juga berterimakasih kepada Nagari di Kecamatan Harau, pendamping desa karena dari 11 Nagari di Harau hampir 92% sudah mulai melakukan pencairan dana Nagari, “ujarnya.

Sementara itu, bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dalam sambutannya, mengatakan, mengaprisiasi trobosan yang telah diciptakan Kecamatan Harau ini. Menurutnya, dengan adanya klinik ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan ilmu tentang keuangan desa dan dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Nagari-nagari yang ada.

"Kita harap dengan adanya klinik ini, segala urusan tentang keuangan desa dapat terselesaikan dan dapat dipertangung jawabkan, serta mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada dinagari," ujar Irfendi.

Dikesempatan itu, Irfendi Arbi juga memerintahkan Kecamatan lain yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota untuk dapat mengaplikasikan inovasi Klinik keuangan Nagari/Desa ini di Kecamatannya.

"Semoga dengan adanya klinik-klinik ini, dapat mewujudkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel dan tertib demi kejayaan Kabupaten Limapuluh Kota kedepannya, "terang Irfendi Arbi. (Nura)