BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)—Tim Safari Ramadhan (TSR) I kabupaten Lima Puluh Kota dibawah pimpinan bupati Irfendi Arbi, terus melanjutkan perjalanannya selama bulan suci ramadhan dan menyerahkan bantuan untuk warga kurang mampu. Kali ini, berkunjung ke mesjid Nurul Hidayah jorong Tarok, nagari Andaleh, kecamatan Luak, Rabu (31/5) malam.

“Kunjungan rombongan tim safari ramadhan, sebanyak 8 tim dalam rangka membangun dialog dengan kelompok masyarakat sehingga diperoleh aspirasi dan kebutuhan masyarakat untuk dijadikan bahan kebijakan pembangunan daerah dimasa mendatang,”ulas Irfendi Arbi dihadapan jemaah mesjid.

Penguatan-penguatan ekonomi nagari melalui dana nagari telah dikucurkan, ini dilakukan guna meningkatkan ekonomi masayarakat melalalui  kegiatan dan usaha nagari dalam mensejahteraan masyarakat nagari. Nagari harus punya 1 unggulan yang dapat mendatangkaan mamfaat dan dana guna kemajuan.

Selain itu tingkatkan silaturrahmi. Dengan bersilaturrahmi kekuatan besar nagari akan bangkit, besatulah’ perhatikan sekitar kita bila ada masyarakat sekitar yang tidak mampu bantulah. Untuk itu, diharapkan kepada jorong dan nagari untuk mendata kembali masyarkat yang betul-betul kurang mampu dengan membentuk tim.

Bagi masyarakat kita yang betul-betul kurang mampu pemerintah telah memberikan berbagai bentuk bantuannya, termasuk pendidikan dan kesehatan. Terhadap pendidikan, pemerintah telah memerikan bantuan melalui bea siswa bagi anak-anak kita yang berprestasi, dan kesehatan melalui Jam Kesda serta Jam Kesmas juga melalui BPJS kesehatan. 

“Masyarakat dapat ikut dalam BPJS kesehatan dengan kategori, I, II dan Klas dengan masing- masing biaya yang dapat dijangkau. Sedangkan untuk mesjid, pemerintah juga telah mengucurkan bantuan dana pembangunan, “ujar Bupati Irfendi Arbi. 

Sementara itu, Syafrizal (59) salah seorang warga Andaleh, menyebutkan, persoalan-persoalan di nagari ini memang tidak begitu banyak, namun, kami berharap nagari Andaleh jangan sampai terlupakan dalam setiap pembangunan. Apakah itu pembangunan infrastruktur, ekonomi dan sebagainya, ujarnya.

“Sebetulnya, nagari Andaleh sudah punya prodak unggulan seperti perikanan, anyaman dan sebagainya. Cuma saja, tentu ada kendala dan kebutuhan yang diperlukan. Seperti penyuluhan dan pembinaan, inilah yang selalu kami harapkan, “ujar Syafrizal. (Nura)