BIJAK ONLINE (Pasaman)-Kabupaten Pasaman kembali berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal evaluasi penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat Eliza MM. Ak.CA. dan diterima langsung oleh Bupati Pasaman Yusuf Lubis bertempat di aula Kantor BPK Perwakilan Sumateta Barat Jalan Khatib Sulaiman nomor 55 Padang, Selasa 6 Juni 2017. 

Bupati Yusuf Lubis menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran BPK Provinsi Sumbar yang telah melakukan pembinaan, sehingga Pasaman berhasil meraih predikat WTP. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran SKPD khususnya instansi terkait yang telah mengawal pengelolaan keuangan daerah itu. Tak lupa kepada DPRD setempat juga berperan mengawal akuntabilitas dan transparansi keuangan di pemerintahan tersebut.

Terimakasih kepada jajaran BPK RI Sumbar yang senantiasa melakukan pembinaan secara berkala terhadap laporan keuangan pemerintah, dan SKPD yang telah bekerja keras, begitu juga DPRD atas pengawalan pengeloaan keuangan daerah," ujarnya.

Bupati Yusuf menilai dari tahun-ketahun terjadi peningkatan kinerja yang ditandai dengan raihan WTP atas pemeriksaan akuntabilitas keuangan Pemkab Pasaman, tiga kali hingga empat kali berturut-turut.

"Pengelolaan keuangan makin baik. Untuk itu tiap SKPD harus semakin meningkatkan kemampuannya. Meski ada beberapa catatan, itu akan menjadi bahan evaluasi bagi kita untuk perbaikan ke depannya," kata Bupati.


Ia menegaskan akan terus menjalankan komitmennya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. Upaya reformasi birokrasi akan terus digalakkan dalam rangka terwujudnya masyarakat Pasaman sejahtera, agamis dan berbudaya.


"Predikat opini WTP tahun ini, merupakan prestasi yang ke empat kalinya diraih oleh Kabupaten Pasaman. Sebelumnya Kabupaten Pasaman telah pernah meraih predikat opini WTP atas penilaian LKPD tahun 2013, 2014, 2015 dan 2016", tambah Kepala  BPKD Kabupaten Pasaman Mulyatmin

Dia mengatakan, Pemkab Pasaman dalam merealisasikan anggaran keuangan daerah saat ini sangat terbuka.“Seperti yang sering ditekankan Pak Bupati, setiap sen dana daerah yang dikeluarkan, harus sesuai peruntukannya dan harus sesuai pula dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, termasuk anggaran untuk bupati sekalipun,” ungkap Mulyatmin.


Dia menambahkan, Pemkab Pasaman saat ini memang telah buka-bukaan soal anggaran daerah. Hal ini sesuai dengan tuntutan undang-undang nomor : 41/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). 


Pada setiap akhir tahun anggaran, kita selalu menayangkan realisasi capaian kegiatan dan realisiasi keuangan Pemkab Pasaman di sejumlah media massa surat khabar, paling sedikit dua halaman Koran, termasuk instruksi Bupati kepada asisten pemerintahan untuk mengiklankan pula Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) di surat khabar sebagai bentuk upaya kami menjalankan roda kepemerintahan yang transparan,” tutup Mulyatmin kemarin.(Fauzan)