BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) harus dekat dengan masyarakat di lingkungan dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Kehadiran kader PMII harus dirasakan oleh masyarakat di lingkungannya. 

Hal itu diungkapkan Penerima Mandat Pembentukan PMII Kota Pariaman Armaidi Tanjung saat menerima kunjungan silaturrahmi Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin  (STIT SB) Pariaman, Rabu (28/6/2017) di kediamannya Korong Palembayan, Nagari Sintuak, Kabupaten Padangpariaman. 

Rombongan dikomandoi Mantan Ketua Senat STIT SB Danil Kharlis, didampingi  Sekretaris Umum PK PMII STIT SB Pariaman Mulya Rizki , Ketua  Kopri PK PMII  Yerida Lelita dan belasan kader PMII dari  STIT SB Kota Pariaman.

Menurut Armaidi Tanjung, kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat di lingkungannya mulai dari hal-hal kecil yang selama ini mungkin belum terpikirkan oleh orang lain. Lihat potensi nagari/desa masing-masing yang mungkin bisa dikembangkan. “Sekecil apa pun kegiatan yang bermanfaat, harus dimulai untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik,” kata Armaidi Tanjung menambahkan.

Terkait dengan bersilaturrahmi, kader PMII harus terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai silaturrahmi dengan para seniornya. Terutama di hari lebaran untuk meningkatkan persaudaraan sesama umat beragama Islam, kata Armaidi Tanjung.

Sementara itu, Mantan Ketua Senat STIT SB Danil Kharlis menyebutkan, kegiatan  bersilaturahmi sekaligus pergi berlebaran (pai birayo) ke rumah  ayahanda Armaidi Tanjung dan dan rekan-rekan lainnya. 

“Momen lebaran ini memang kita manfaat untuk bersilaturrahmi ke rumah masing-masing. Sehingga tidak hanya kenal di kampus dan organisasi saja, tapi juga mengetahui tempat tinggal dan keluarga dari masing-masing kader,” kata Kharlis yang juga Sekretaris Bamus Nagari Tandikek Utara ini.(relamir)