BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)--Mahasiswa berorganisasi akan memiliki karakter kepemimpinan dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat. Karena organisasi pada prinsipnya membentuk karakter kepemimpinan seseorang yang dibutuhkan dalam kehidupannya.

Demikian diungkapkan mantan Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman Satria Effendi, Sabtu (17/6/2017) di hadapan pengurus dan kader PC PMII Kota Pariaman, usai buka bersama di sekretariat PMII Kota Pariaman. 

Buka bersama dihadiri mantan Sekretaris PKC PMII Sumbar Idris, Penerima mandat Pembentukan PMII Kota Pariaman Armaidi Tanjung, pengurus PKC PMII Sumbar dan pengurus PMII Kota Pariaman.

“Organisasi PMII harus dijadikan sebagai ladang berbuat kebaikan. Dengan demikian setiap gerakan, kegiatan dan tindakan yang dilakukan di PMII tidak hanya semata untuk organisasi, tapi juga menjadi ladang amal kebaikan,” kata Satria Effendi, kandidat doktor ini.

Satria sendiri mengakui, apa yang sudah dicapainya saat ini, tidak terlepas dari pengalaman yang dilalui ketika menjadi kader dan Ketua PMII Kota Pariaman. Meski masih beberapa tahun lalu saja  melepaskan jabatan sebagai Ketua PC PMII Kota Pariaman, kini amat dirasakan manfaatnya dalam menjalankan aktifitas keseharian. Terutama terkait dengan karir dan pekerjaan yang dilakukan dalam keseharian.  

Dikatakan Satria, awal masuk PMII sang mahasiswa memiliki beragam tujuan. Bisa hanya sekedar memenuhi ajakan teman, mencari teman, iseng-iseng, ingin berorganisasi, atau sekedar memanfaatkan waktu luang. Namun, seiring dengan perjalanan waktu dan proses diri nantinya akan menemukan tujuan yang sesungguhnya ber-PMII. 

“Dalam nilai-nilai dasar perjuangan PMII dijelaskan bagaimana kader PMII menjalankan paham keagamaan Islam  yang sesuai dengan Ahlussunnah Waljamaah dalam bingkai nilai-nilai kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Satria dosen STIE Sumbar ini.

Ketua PC PMII Masrizal sebelumnya melaporkan kegiatan kongres PMII yang berlangsung di Palu Mei 2017 lalu. Dari arena kongres, banyak pelajaran dan pengalaman yang diperoleh dalam mengembangkan PMII ke depan. Tentu berbagai keputusan kongres PMII tersebut dapat dilaksanakan di tingkat cabang.

“Sedangkan program kerja yang mendesak dilakukan PC PMII Kota Pariaman usai lebaran adalah Pelatihan Kader Dasar (PKD) se-Sumatera. Kegiatan ini penting dilakukan untuk penguatan kader. Selama ini dua komisariat PMII di Kota Pariaman, STIT Syekh Burhanuddin dan STIE Sumbar sudah beberapa kali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Sehingga sangat diperlukan adanya PKD sebagai lanjutan kaderisasi setelah Mapaba,” kata Masrizal menambahkan (rel/amir)