BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Pengurus Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Payakumbuh, Edison mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, KNRP Sumbar telah mengadakan tabligh akbar dengan penceramah yang didatangkan langsung dari Palestina.

“Tujuannya, menyerukan atau mengajak manusia untuk melakukan kebaikan dan menuruti petunjuk, menyuruh berbuat kebajikan dan melarang perbuatan munkar yang dilarang oleh Allah SWT dan rasul-Nya agar manusia mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, “ujar Edison dirumah dinas Walikota Payakumbuh, usai tabligh akbar, Rabu (31/5) kemarin.

Ramadhan kali ini, untuk wilayah Payakumbuh, diawali dari rumah dinas Walikota, mendapatkan giliran tabligh akbar pada hari Rabu (31/05). Tabligh akbar dijadwalkan Zuhur di masjid Ansharullah, Ashar di masjid Mukhlisin, Isya di masjid Muslimin dan Kamis Shubuh di masjid An Nur Balai Baru.

Edison menambahkan KNRP akan selalu konsisten memupuk kepedulian kaum muslimin terhadap Palestina, terutama di bulan Ramadhan ini. “Masjidil Aqsha bukan hanya milik kaum muslimin di Palestina saja namun juga milik kaum Muslimin seluruh dunia,” jelasnya.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, selain kembali menunjukkan apresiasi dan kepeduliannya terhadap negeri Muslim yang terjajah, Palestina. Syaikh dari Palestina Dr. Raed Rateb Morshed Jarad juga diajak berkunjung ke Payakumbuh untuk bertabligh akbar, Riza Falepi memuliakan dan menjamu syaikh tersebut dengan berbuka puasa bersama di pendopo rumah dinas Walikota.

Dalam acara buka puasa bersama yang juga dihadiri Sekdako Benni Warlis, Kasatpol PP Devitra, dan puluhan pengurus KNRP Payakumbuh tersebut, Riza tampak asyik berdiskusi tentang dunia Islam bersama Syaikh Raed. Tak hanya berbahasa Arab, Syaikh Raed ternyata juga fasih berbahasa Inggris bercakap-cakap dengan Riza Falepi. 

Di penghujung acara, Riza pun menyerahkan infaq sebesar Rp 5 juta sebagai bentuk kepeduliannya untuk meringankan beban rakyat Palestina yang ditimpa krisis kemanusiaan akibat penjajahan zionis Israel. (Nura)

google+

linkedin