BIJAK ONLINE (Padang)-Afrizal, mantan senator DPD RI yang kini sebagai Ketua Partai Geridra Kota Padang sudah menjadi buah bibir berbagai kalangan untuk maju berpasangan dengan Mahyeldi Ansyarullah di Pilwako Padang, 2018 mendatang. Alasannya, Afrizal selain ketua partai, juga sudah malang melintang di dunia politik.

"Afrizal tak hanya ketua partai Gerindra Kota Padang, tapi juga mantan anggota DPD RI, dan mantan anggota DPRD Sumbar," kata Nofriyanto yang populer dengan panggilan Ucok ketika berdalog politik Pilwako Padang di Posko BOM, Senen, 26 Juni 2017.

Menurut Ucok, dari sisi kajian partai, koalisi PKS-Gerindra sudah memenuhi syarat mengusung satu pasang calon. Apalagi kualisi PKS-Gerindra juga telah berhasil mengantarkan Irwan Prayitno-Nasrul Abit menjadi gubernur dan wakil gubernur. "Jadi kalau kita kaji secara politis, koalisi PKS-Gerindra di Pilwako Padang sangat memungkinkan," kata mantan Ketua Wartawan Parlemen di DPRD Sumbar ini. 

Kemudian, kata Ucok, dirinya juga tahu ada beberapa nama yang juga disebut-sebut bakal berpasangan dengan Mahyeldi, seperti Adip Alfikri, Khairul Ikhwan, Syafrizal Ucok, Afriadi dan Maigus Nasir. "Tapi, apa partai pengusungnya, masih abu-abu kan," kata wartawan bersuara vokal dan lantang ini.

Kompetitor pasangan Mahyeldi-Afrizal di Pilwako Padang, kemungkinan hanya pasangan Emzalmi-Desri Ayunda. "Ini pun baru duga-dugaan. Kenapa? Karena sampai sekarang belum jelas partai yang akan mengusung Emzalmi-Desri dan hanya baru sebatas disebut-sebut keduanya bakal diusung PDI-P, Hanura dan PPP dan PKB," kata mantan Pimred Suara Perjuangan ini. 

Dipilwako Padang 2018 mendatang, kata Ucok lagi, akan bermuculan bakal calon yang akan maju dan kemungkinan sama dengan Pilwako periode lalu, yakni 10 pasangan calon. Sinyal bakal banyak pasangan calon sudah terlihat dengan banyaknya nama balon yang disebut-sebut, seperti Alkudri, Afriadi, Basril Basyar mantan Ketua PWI Sumbar, Michel, Alirman Sori, Irwan Basyir, Jumadi Rojasa, Andre Rasade, dan Apris. "Mari kita tunggu para calon itu di KPU," tambahnya.

Nada yang sama juga disampaikan John Edwar Rhony. "Kemungkinan Afrizal maju berpasangan dengan Mahyeldi bisa saja terjadi, karena dalam kajian politik hal yang tak mungkin menjadi mungkin," kata Redpel Harian Metro Andalas Padang ini.

Apalagi kini, kata JER panggilan akrabnya, koalisi PKS-Gerindra juga telah berhasil mengantarkan Anies-Sandi menjadi Gubernur DKI mengalahkan Ahok. Padhal sebelumnya, banyak yang menduga Ahok bakal menang di DKI. "Pemilih atau yang punya hak suara di Pilkada sudah banyak yang cerdas," kata mantan wartawan Haria Haluan ini. (PRB)