BIJAK ONLINE (Padang)-Mela Eka Rahayu yang berhasil meraih 4 medali emas di Kejuaraan Angkat Berat Asia, “Invitation Powerlifting Championship”, di Kobe, Jepang, 6 Desember 2011 silam, merupakan satu lifter putri yang dilatih Nanda Talembanua. 

“Ayo, kalian pasti bisa. Kita sama-sama makan nasi. Kalau yang lain bisa seperti itu, mengapa kalian tidak bisa,” ujar Mela menirukan salah satu kalimat yang sering diucapkan Nanda saat melatih. 

Menurut Mela, Nanda Telambanua lah yang melatih dirinya hingga meraih prestasi seperti sekarang. “Kalimat-kalimat Pak Nanda seperti itu membuat saya lebih percaya diri. Ya dia membuat keyakinan diri kepada kami semua,” kata gadis yang sukses mengharumkan nama Indonesia dalam Kejuaraan Angkat Berat Asia, “Invitation Powerlifting Championship”, di Kobe, Jepang, 6 Desember 2011 silam, dengan meraih 4 emas.

Sering juga Nanda memberi nasehat kepada Mela dan kawan-kawannya. “Siapapun atlet angkat besi, semuanya sama. Kalian dapat berprestasi sama seperti mereka, bahkan dapat berprestasi melebihi mereka,” kata Mela menirukan Nanda. “Karena itu kami semua jadi termotivasi,” lanjut Mela, yang mulai menekuni cabang angkat berat sejak kelas 1 SMP pada tahun 2003 atas dorongan ayahnya ini.
Nanda bagi Mela dan kawan-kawannya, adalah pelatih yang sangat disiplin, baik di dalam latihan atau pun di saat-saat yang lainnya. “Kami tidak kaget. Bahkan senang dengan pola kepelatihannya. Saya bersama dua puluh orang atlet Sumbar masih di bawah didikan Pak Nanda hingga sekarang.

Di bawah pelatihannya, tak ada di antara kami yang dianakemaskan, semuanya dianggap sama,” kata Mela, yang dilatih Nanda sejak tahun 2003.

Bagi mereka, Nanda dapat lembut sebagai kawan, sebagai bapak, sekaligus sebagai pelatih yang tegas dan disiplin. “Disiplin, tegas, tapi nyatanya kegigihan itu yang membuat saya dapat penghargaan di Asia. Beliau lah pelatih saya dan yang mengorbitkan saya dan kami semua ke tingkat Asia,” ujar atlet yang pada kejuaraan pertama yang diikutinya, Invitasi Nasional 2003 di Pekanbaru langsung berhasil menyabet perunggu itu. “Pak Nanda Telambanua adalah pelatih pujaan kami,” kata Mela Eka Rahayu. (yal aziz/komenpora.go.id)

google+

linkedin