BIJAK  ONLINE (Padaang Pariaman)-- Guna mencegah terjadinya tindakan koruptif dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari penyelenggara Pemerintahan di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Pengadilan Negeri Pariaman mencanangkan Pembangunan Zona Integritas, Kamis (8/6/2017) di  ruang Sidang Utama Pengadiulan Negeri Kelas 1B Pariaman.

Ketua Pengadilan Negeri Pariaman, Admiral, SH, MH, mengatakan,  kini pejabat negara banyak tertangkap (OTT) baik dalam skala nasional maupun daerah. Sudah saatnya kita kembalikan kepercayaan masyarakat kepada kita sebagai institusi pemerintah maka diperlukan cara atau  tekhnik extraordinary (luar biasa) untuk menghadapi permasaalahan tersebut,  salah satunya membangun Integritas. 

Dikatakan,  pertama tentu dimulai dari Integritas diri masing-masing agar tidak tergoda dengan opini publik yang tidak berdasarkan hukum,  karena itu kita tingkatkan dan bangun lagi image kita bahwa ASN, TNI dan POLRI benar-benar bekerja dengan baik, bermutu, pelayanan prima, siap, sigap, terukur transparan dan akuntabel dan bekerja sesuai standard Opersional Prosedur (SOP). 

Kemudia  membangun zona integritas pada institusi,wilayah bersih melayani untuk itu perlu komitmem kita bersama, dan itu latar belakang diangkatnya zona integritas. Agar bekerja dengan baik dalam melayani dan bukan dilayani, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, terwujudnya Pemerintahan Bersih dan Bebas dari KKN dan peningkatan pelayanan.  

Lebih jauh disampaikan, perilaku korupsi, suap, pungli kolusi dan nepotisme telah berdampak buruk bagi sendi perekonomian negara kita, meski telah diperangi tetap saja tidak bisa, dan perlu diambil langkah tepat dan cepat,  Pengadilan Negeri Pariaman mempunyai tanggung jawab khususnya di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Admiral, dengan membangun Zona Integritas (Z1) ,yang merupakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sesuai PERMENPAN & RB No. 52 Tahun 2014. 

Dalam hal pelayanan Pengadilan Negeri Pariaman satu-satunya di Sumatera Barat yang menggunakan satu pintu dalam hal website, sms, e-tilang, semuanya terpampang jelas di pintu masuk agar jelas berapa biaya yang dikeluarkan dan ada juga yang gratis, sesuai Motto Pengadilan Negeri Pariaman BATABUIK (Batabuik, Bersih, Adil, Transparan, Asri, Berkah, Unggul, Integritas, Konsisten) untuk  kepuasan pelayanan publik.

Tepat pada Pukul 12.00 Wib Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Pariaman mengetok palu sebanyak 3 kali tanda pencanangan Zona Integritas yang dilanjutkan oleh penanda tanganan Kesepakatan unsur Forkopimda.

Acara ditutup dengan foto bersama dan KPN meminta doa restu seluruh undangan yang hadir agar mendapat nilai Exelent Court oleh Tim Auditor External dari dirjen Badilum MARI Pusat dalam rangka penilaian Akreditasi terhadap kinerja dan pelayanan pengadilan Negeri Pariaman.

Acara ini dihadiri Staf Ahli Bupati  Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Hj. Suarni Murad, SH, M.Pd, Wakil Wali Kota Dr. Genius Umar, S.Sos, M.Si, Kapolres Padang Pariaman, Kapolresta Pariaman, Dandim 0308 Pariaman Hermawansyah, Kajari Pariaman dan Kabag Hukum Setdakab Padang Pariaman Rifki Monrizal, SH, M.Si. (Vaandu/amir)

google+

linkedin