BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Sebelum menyerahkan bantuan ke mesjid Nurul Ihsan jorong Koto Tangah, kenagarian Koto Lamo, kecamatan Kapur IX, Jum’at (16/6), tim VIII safari ramadhan diharapkan warga setempat mendorong perjuangan anggota DPRD H. Dalius dalam pembangunan jembatan Maloweh.

Seperti disampaikan salah seorang jemaah mesjid bernama Syahrial (65), dia mengharapkan kepada tim VIII safari ramadhan, agar memperjuangan rencana pembangunan jembatan Maloweh yang sudah dianggarkan tahun 2018 mendatang terwujud dengan pasti.

Meskipun saat ini, kami lihat tim VIII safari ramadhan tidak dihadiri dari pihak dinas PU, kami benar-benar berharap kepada tim safari ramadhan, jangan anggaran yang sudah ada untuk pembangunan jembatan tersebut sampai hilang pula ditengah jalan.

Pembangunan jembatan sepanjang lebih kurang 21 X 8 meter itu, benar-benar kami harapkan, karena jembatan yang sudah bolong-bolong itu, sering makan korban jiwa dan sulitnya kendaraan roda empat menempuhnya. Kini, kondisi jembatan yang terbuat dari papan itu semakin memprihatinkan. 

Jembatan segitiga mas itu, penghubung antara kenagarian Koto Lamo menuju Sialang dan Koto Lamo menuju Mahat serta Sialang menuju Mahat. Jika jembatan itu putus, tidak sedikit kerugian yang dialami masyarakat dan dapat ditaksir mengalami kerugian terhadap masyarakat sekitar Rp1,5 miliar/minggu.

“Maka dari itu, kami mengharapkan sepenuhnya kepada tim VIII safari ramadhan yang tidak dihadiri dinas PU ini, dapat memperjuangkan nasib warga nagari Koto Lamo dan sekitarnya. Hanya itu yang kami minta, “harap Syahrial.

Moderator tim VIII safari ramadhan dipercayakan kepada camat Kapur IX Andri Yasmen, membenarkan, kondisi jembatan Maloweh memang sangat memprihatinkan dan sudah saatnya dibangun dengan jembatan permanen pada tahun depannya.

Berbicara soal jembatan memang sangat fital, karena jembatan adalah penghubung untuk mengangkut hasil bumi, diantaranya gambir dan karet. Kini, harga gambir sudah naik mencapai Rp45 hingga Rp50 ribu/kg. 

“Tapi kalau jembatan putus kemana hasil bumi ini diangkut, tentunya menumpuk dan aktifitas masyarakat bisa-bisa terhenti. Kami yakin, tahun berikutnya pembangunan jembatan yang sudah dianggarkan tahun 2018 mendatang akan terealisasi dengan baik, “ujar Camat Kapur IX. 

Sementara itu, anggota DPRD kabupaten Lima Puluh Kota H. Dalius berasal dari daerah pemilihan Kapur IX dan Pangkalan, mengucapkan terima kasih kepada tim safari ramadhan yang telah berkunjung ke daerahnya dan terima pula kepada warga yang yang telah mengamanahkan dirinya duduk sebagai anggota dewan.

“Terhadap kondisi jembatan Maloweh yang disampaikan warga itu, benar adanya. Sebagai wakil rakyat kita akan terus mengawasinya, supaya rencana pembangunan jembatan itu tidak hilang ditengah jalan, “ujar sekretaris DPC Partai PDI-P Lima Puluh Kota itu. (Nura)