BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)--Guna meningkatan keimanaan dan ketaqwaan, serta berbudi pekerti luhur dalam bentuk aktualisasi pembiasaan hidup beragama. Seluruh sekolah SD, SLTP dan SLTA secara serentak laksanakan pesantren ramadhan dimasing-masing sekolah, selama 10 hari, yang dimulai, Senin (5/6).

Salah satu sekolah SLTA yang berhasil ditemui tabloidbijak.com, Senin (5/6), yakni SMAN 3 Payakumbuh dibawah pimpinan kepala sekolah Erwin Satriadi, menyebutkan, pembukaan pesantren ramadhan 1438 H di SMAN 3 Payakaumbuh (5/6) yang berakhirnya 15 Juni mendatang, berlangsung meriah dan penuh gairah.

Dijelaskan Erwin, pesanteran ramadhan tahun ini berbeda degan tahun sebelumnya. Kegiatan di fokuskan di sekolah saja. Dengan nara sumber majelis guru, ketua MUI kota Payakumbuh dan kabupaten Lima Puluh Kota, kepala Puskesmas Tarok dan lain-lainnya.

Beberapa nilai yang terkandung dalam tata cara kehidupan pesantren ramadhan ini, antara lain, adanya suasana kebersamaan dan kesederhanaan, adanya suasana kekerabatan dan kekeluargaan serta adanya peningkatan pengalaman, penghayatan, dan praktek dalam kehidupan sehari-hari. 

“Secara khusus pengertian pesantren ramadhan adalah salah satu wahana alternatif kegiatan ekstrakurikuler, dalam rangka memantapkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Bagi siswa yang beragama Islam dengan pola dan tata cara kehidupan pesantren yang dilakukan di dalam lingkungan sekolah, “ujarnya.

Terpisah, Plt Kadis Pendidikan kota Payakumbuh H.A. Agustion, mengatakan, program pesanteran ramadhan sudah dialksanakan sejak bebera tahun lalu. Tujuan dilaksanakan pesantren ramadhan meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan siswa tentang ajaran agama Islam, sehingga menjadi muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. 

Kemudian, menjadikan siswa yang berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara  serta memperdalam, memantapkan, dan meningkatkan penghayatan ajaran agama Islam khususnya tentang keimanan, ibadah, akhlak, dan Al quran.

“Pada intinya, dengan dilaksanakan pesanteran ramadhan pada bulan suci ramadhan ini, juga menerapkan dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, dalam rangka membentuk mental spiritual yang tangguh, kokoh, dan mampu menghadapi tantangan-tantangan negatif, baik yang datang dari dirinya pribadi maupun dari luar dirinya, “papar H. A. Agustion. (Nura)

google+

linkedin