BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---SMAN 1 Harau, kabupaten Lima Puluh Kota, sering mengukir prestasi gemilang, baik di tingkat kabupaten maupun tingkat propinsi, bahkan di tingkat nasional. Atas semua prestasi yang diraihnya itu, membuat harumnya nama Lima Puluh Kota kepermukaan.

Bukti terus berinovasinya sekolah tersebut. Kali ini, SMAN 1 Harau mengisi kekosongan kebun pekarangan sekolahnya dengan menerapkan budidaya tanaman dengan cara sistem hidroponik. Sistem tanam hidroponik ini adalah suatu sistem ramah lingkungan dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. 

Kepala sekolah SMA N 1 Harau Afrizal kepada tabloidbijak.com, diruang kerjanya, Senin (5/6), mengatakan, sistem tanam dengan sistem hidroponik ini, diterapkan oleh siswanya guna mengajarkan ilmu pertanian dengan memanfaatkan lahan seminimal mungkin serta bertujuan untuk menambah ruang terbuka hijau dilingkungan sekolah.

"Sistem hidroponik ini sangat ramah lingkungan dan tidak memakan tempat, jadi saya dan guru lainnya mengajak siswa kami untuk mempelajari dan mempraktekkan sistem tanam dengan cara ini, selain itu dengan mengajak siswa bercocok tanamam diharapkan dapat menambah ruang terbuka hijau disekolah kita," harap Afrizal.

Sistem tanam ini sangat menguntungkan, selain masa panen lebih relatif cepat sistim ini juga dinilai lebih sehat dan segar karena tidak memakai pestisida jika dibanding dengan pola tanam konvensional. "Dengan memakai sistem tanam ini hasil panennya lebih cepat dan sayur yang dihasilkan sehat dan segar, namun yang terpenting tidak memakai pestisida,"jelasnya.

Semoga dengan adanya budidaya hidroponik yang di praktekkan oleh siswanya dapat memberikan teladan serta contoh kepada masyarakat pada umumnya, terutama masyarakat yang hobi bercocok tanam atau yang bergelut di bidang pertanian. "Semoga dengan adanya sistem tanam ini dapat dijadikan contoh oleh masyarakat dalam bercocok tanam,"ujar Afrizal. 

Sementara itu, Salmi (49) salah seorang warga setempat, menyebutkan, dengan ditambahnya ruang terbuka hijau oleh pihak sekolah, tentunya menambah sejuknya pekarangan sekolah. Apalagi saat ini cuaca sangat panas sekali, sulit mencari tempat berteduh dibawah pohon.

“Ruang terbuka hijau yang dibangun siswa SMAN 1 Harau bersama majlis guru itu, juga bermamfaat kepada masyarakat yang bermukim di seputaran sekolah, karena lokasi SMAN 1 Harau berada di pemukiman masyarakat. Atas nama masyarakat kami apresiasi pihak sekolah yang peduli dengan pekarangan sekolah, “ujar Salmi. (Nura)