BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Tim safari ramadhan kabupaten Lima Puluh Kota, selain bertujuan, meningkatkan ukhuwah, menyerap aspirasi dan menyampaikan informasi pembangunan, juga menyerahkan bantuan uang ke mesjid sebanyak Rp 10 juta.

Kali ini, tim VIII safari ramadhan menyerahkan bantuan uang kepada pengurus mesjid Al-Islah jorong Paninjauan, kenagarian Koto Tangah, kecamatan Buikit Barisan, bantuan diserahkan pimpinan rombongan kepala BPTU Padang Mengatas, Irwandi, di mesjid setempat, Jum’at (2/6).

Sebelumnya, acara disisi dengan santapan rohani yang disampikan ustazd Bujang M dari Kemenag Lima Puluh Kota, pembacaan ayat suci alquran dari salah seorang warga dan dilanjutkan dengan dialog bersama jemaah.

Dalam kesempatan itu, Wali nagari setempat Zamri sebagai moderator, menyebutkan. Awalnya, kami sudah mengira kunjungan tim VIII safari ramadhan ke jorong Paninjauan, kenagarian Koto Tangah ini, dapat dipastikan mengeluh terhadap kondisi jalan yang penuh berlobang. “Beginilah kenyataan jalan raya di nagari Koto Tangah ini, “ujarnya.

Pertanyaan kami, kapan jalan raya ini dibangun, sehingga aktifitas masyarakat berjalan dengan lancar. Akibat berlobang dan beceknya jalan tersebut tentu menghambat perekoniman, karena jalan adalah satu-satunya urat nadi bagi warga ketika membawa hasil panennya ke pasar, ataupun ketika toke menyemputnya, tentu sulit. 

“Sejak kondisi jalan semakin parah, banyak hasil panen menumpuk dirumah-rumah penduduk. Makanya, kami berharap kepada rombongan tim VIII safari ramadhan, untuk dapat kiranya menyikapi keluhan warga nagari Koto Tangah ini, “harap Wali nagari yang diamini sejumlah jemaah.

Ditambahkan Asni, selain kondisi jalan rusak parah, dan berharap secepatnya dapat diperbaiki atau diaspal. Kemudian, kami juga sulit mendapatkan pupuk, bahkan semakin berkurang. Sudahlah sulit, eh malah berkurang. Untuk itu, kami mohon agar pupuk bersubsidi di normalkan kembali, harapnya.

Pimpinan rombongan tim VIII safari ramadhan, dipercayakan kepada kepala BPTU Padang Mengatas, Irwandi, menyenutkan, masalah jalan rusak parah dan berlobang, sangat kami rasakan ketika kami menuju ke lokasi yang telah ditentukan, berdasarkan SK bupati Lima Puluh Kota.

Baiklah, kata Irwandi, berbicara terhadap jalan berlobang dan rusak, tentunya masalah teknis. Meskipun demikian, akan kita sampaikan kepada dinas PU. Tujuan tim safari ramadhan selain meningkatkan hubungan silaturahmi, juga menampung aspirasi.

Ternyata aspirasi di nagari Koto Tangah ini, sangat banyak, seluruh aspirasinya sudah kami catat dan seterusnya ke dinas terkait, sehingga di tahun-tahun berikutnya, warga maupun orang yang berkunjung kesini tidak terjebak lagi oleh jalan yang penuh berlobang dan becek.

“Kami atas nama tim kabupaten Lima Puluh Kota dan tim dari Muspika mengucapkan terima kasih atas informasinya, seluruh informasi, baik masalah pupuk, hama babi, kera dan sebagainya sudah dicatat oleh tim untuk ditindak lanjuti secara teknis oleh tim teknis nantinya, “ujar Irwandi. (Nura)