BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Wali Nagari  bersama Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari jangan coba-coba mengambil dana Alokasi Dana Nagari (ADN) untuk Tunjangan Hari  Raya (THR) tahun 2017.  Apabila ada yang memaksakan kehendak, berarti mereka  telah mempersiapkan diri untuk masuk penjara.

Demikian ditegaskan  Kabid Pengelolaan Keuangan dan Aset Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman, Junaidi Syah, S.Sos, dalam menjawab pertanyaan Tabloidbijak Online di ruang kerjanya, Jum’at (9/6/2017).

Dikatakan, Tunjangan Hari Raya (THR) Wali Nagari bersama perangkat dan anggota Bamus Nagari, belum bisa dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja (APB) Nagari tahun anggaran 2017 , karena belum diatur di dalam Peraturan Bupati (Perbub) tahun 2017. 

Lebih jauh disampaikan, payung hukum untuk bisa menganggarkan THR Wali Nagari bersama perangkat dan Anggota Bamus belum ada dari Pemerintah Pusat, karena untuk membuat Perbub harus ada landasannya kepada petunjuk dari Pemerintah Pusat dan tidak bisa dibuat-buat  sendiri.

“Jadi siapa yang berani melanggar peraturan, berati dia berani melompati pagar dan saangsinya bisa masuk kandang situmbin,” tukuk Juniaadi dengan senyum-senyum kecil. 

Menurut  informasi jumlah wali nagari bersama perangkat untuk Kabupaten Padang Pariaman, lebih dari 1000 orang. Sedangkan anggota Bamus, lebih dari 500 orang. Tetapi kata Junaidi untuk meringankan beban mereka menghadapi lebaran Idul Fithri 1438 H/tahun 2017 ini, diupayakan untuk dapat mencairkan Siltap Tahap II dan dana kegiatan.

Sedangkan anggota Bamus tergantung kepada APB Nagari, kini yang telah selesai di evaluasi Tim Vervikasi berjumlah 64 nagari dari 103 nagari di Padang Pariaman. Kemudian 23 nagari dari 64 sudah tanda tangan kepala dinas, artinya dalam beberapa hari ini dana mereka sudah bisa cair.

Laki-laki yang bicaranya ramah ini, menghimbau kepada Wali Nagari yang belum membahas RAPB Nagari  segeralah dilaksanakan pembahasan dengan Bamus, sehingga semua nagari dapat menerima dananya pada akhir Juni 2017 ini Tahap satunya. 

Ditambahkan Junaidi, baik Dana Desa (DD) sumber dari APBN dan dana ADN sumbernya dari Pemkab Padang Pariaman, diusahakan mencairkannya menjelang lebaran ini dengan harapan mereka bisa melaksanakan kegiatan apa yang sudah mereka rencakan sebelumnya.

Pada sisi lain Junaidi juga menghimbau Wali Nagari bersama Bendahrawan Nagari dalam mencaikan dana di Bank, tolong hati-hati, untuk keamanan uang bisa saja meminta bantuan keamanan kepada Polisi Babinmas Nagari. “Apa bila terjadi musibah resiko tanggung sendiri,” tukas Junaidi kembali. 

 Wali Nagari bersama perangkat dan Bamus, untuk memperbanyak berdo’a kepada Allah SWT, muda-mudahan tahun depan Pemerintah Pusat, menurunkan petunjuk untuk bisa menganggarkan THR tersebut. “Sekarang perbanyak bersyukur dan bersbar,” ulangnya. (amir)

google+

linkedin