BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Di tahun 2017 ini, banyak hal yang telah membahagian masyarakat, kabupaten Lima Puluh Kota, diantaranya untuk menunjang kegiatan keagamaan. Meskipun sudah dirasakan masyarakat luas, tentunya kami butuh bimbingan dan tenaga penyuluh agama.

“Salah satu kegiatannya, terbentuknya kelompok remaja mesjid disetiap mesjid di kabupaten Lima Puluh Kota, program ini jelas saja akan berkurangnya kenakalan remaja, dan banyak sekali positifnya untuk masyarakat, utamanya para generasi muda, “ujar Marta Lena (35) kepada bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, di mesjid Masjid Mutaqadimin Jorong Batu Payuang Kenagarian Batu Payuang, kecamatan Lareh Sago Halaban, Rabu (8/6) malam.

Setelah itu, kata Marta Lena, kami mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati yang telah kembali menganggarkan honor garin dan guru TPA. Untuk pembayaran honor tersebut, kami berharap tiap bulan, sekarang ini, honornya dibayarkan per triwulan, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota telah membagikan honor bagi 2.895 orang pembimbing dan fasilitator kegiatan Baliak Basurau tahun 2016 dengan total dana Rp2.171.250.000. 

“Tujuan pembagian honor itu antara lain untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan mengajar di TPA, MDTA dan surau, pengelolaan masjid dengan harapan lahirnya generasi yang cerdas, beriman dan bertaqwa serta berakhlakul karimah,” ulas Irfendi.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi meminta mengaktifkan kembali kegiatan seluruh Remaja Masjid. Ia berharap organisasi remaja tersebut dapat memakmurkan masjid, serta melahirkan generasi muda yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia.

Kita harus menghidupkan kembali Remaja Masjid. Tidak dipungkiri, saat ini kegiatan organisasi generasi muda remaja itu semakin redup saja,” ungkap Irfendi di hadapan jamaah. Untuk tenaga penyuluh agama, akan kita koordinasikan dengan Kemenag dan bagian Kesra setdakab.

Dikatakan, selaku perkumpulan pemuda masjid, organisasi ini hendaknya bisa melakukan berbagai aktivitas sosial dan ibadah di lingkungan masjid. Selain itu juga mengajak remaja lainnya agar berperan aktif dalam berbagai aktivitas dan ibadah di masjid, terlebih dalam bulan Ramadhan.

“Selain melaksanakan ibadah, remaja masjid ini, hendaknya juga bisa diharapkan menjadi pengurus berbagai kegiatan di masjid seperti mengatur tadarus, menjadi pembawa acara dan lainnya. Intinya, kita ingin Remaja Masjid dapat memakmurkan masjid, terlebih dalam bulan suci Ramadhan 1438 ini,” ujar Irfendi.

Menurutnya, remaja masjid merupakan salahsatu wadah pembinaan remaja yang sangat efektif.  Untuk itu, semua pihak mulai dari tingkat nagari hingga kabupaten serius menghidupkan kembali organisasi remaja tersebut. “Saya minta wali nagari, camat dan Bagian Kesra mengaktifkan kembali kegiatan remaja masjid ini,” tekan Irfendi.

Usai memberikan arahan, Irfendi menyerahkan bantuan dana bagi Masjid Mutaqadimin sebesar Rp10 juta disaksikan Plt Sekda Ir M Yunsu, MT serta sejumlah kepala OPD dan Walinagari dan Muspika Kecamatan Lareh Sago Halaban. (Nura)

google+

linkedin