BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Kehadiran bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dalam safari ramadhan di masjid Al Hidayah, dusun Padang Koto Gaek, jorong Balai Talang Kenagarian Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Jumat (2/6), betul-betul mendatangkan kesejukan, ibarat sitawa dan sidingin bagi masyarakat setempat.

Sebab, dalam pertemuan itu masyarakat tidak saja mendapatkan jawaban tentang persoalan jalan di jorong yang sudah rusak parah, namun juga solusi bagi Dendi (18) salah seorang anak keluarga miskin yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

“Menyikapi jalan yang sudah rusak dan berlobang, saya akan memerintahkan dinas terkait untuk turun mengecek lokasi dan akan menjadikan masalah ini sebagai salahsatu prioritas. Sedangkan, untuk Dendi yang terkendala biaya, kita akan memberikan sejumlah solusi yang diantaranya permohonan ke Badan Amil Zakat (Baznas),” ujar Irfendi yang disambut gembira masyarakat.

Lebih menggembirakannya, malam itu juga Dendi langsung mendapatkan jawaban dari Ketua Basnaz  Desembri P Chaniago untuk segera menyalurkan bantuan pendaftaran kuliah bagi putera pasangan Aditiwarman (60) dan Wilda Usnarianti (50) itu.

“Untuk biaya pendaftaran silahkan jemput langsung ke kantor Baznas, Senin besok (hari ini red)”, ujar Desembri yang disambut kalimat Alhamdulillah dari para jemaah masjid malam itu yang dihadiri anggota DPRD kabupaten Limapuluh Kota Rido Ilahi, sejumlah kepala OPD dan Walinagari dan Muspika Kecamatan Guguak. 

Mendapatkan jawaban itu, Wilda Usnarianti dan Dendi tampak begitu gembira. “Alhamdulillahirobbil alamin, saya sangat berterimakasih kepada bapak bupati Irfendi Arbi yang telah membantu dan memberikan solusi bagi anak kami untuk bisa mewujudkan harapannya kuliah di IAIN,” ujar Wilda sembari meneteskan air mata haru bercampur bahagia.

Sebelumnya Irfendi menegaskan, ia tidak mau ada anak pintar dari keluarga miskin di daerah ini yang tidak sekolah gara-gara tidak memiliki biaya. Semua pihak, katanya, harus peduli dengan warga yang kurang beruntung secara ekonomi tersebut. Caranya tidak saja dengan menyalurkan bantuan dari pemerintah daerah, namun juga bisa dari Baznas, masyarakat yang mempunyai ekonomi lebih baik serta dari berbagai pihak lainnya.

“Seperti sering saya sampaikan, kita tidak mau ada anak yang putus sekolah karena alasan miskin. Ini harus menjadi perhatian semua pihak. Bila ada, segera laporkan kepada saya,” ujar Irfendi.

Selain pihak pemerintah dan lembaga lainnya, Irfendi juga mengajak kepedulian warga sekitar terhadap lingkungannya. Ia tidak ingin mendengar ada warga yang tidak makan atau tidak sekolah karena tidak ada uang. “Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan serta kepedulian dengan sesama,” ajak Irfendi.

Sebelumnya dalam dialog pada safari Ramadhan itu, warga Jorong Balai Talang mengadukan kondisi jalan di kampungnya yang sudah rusak parah dan mengharapkan bantuan bagi seorang tamatan SLTA yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikannya ke IAIN.

“Kami sangat berharap adanya perbaikan jalan ruas SDN 03 Guguak di Dusun Padang Koto Gaek yang sudah banyak lobang. Selain itu kami juga memohon bantuan biaya masuk kuliah bagi Dendi,” ujar salah seorang warga Sokat Ali (57) di hadapan bupati Irfendi.

Dikatakan, kondisi jalan yang rusak itu tidak saja dikeluhkan warga yang berlalu-lalang, namun juga menyulitkan anak-anak pergi ke sekolah SDN 03 Guguak di dusun Padang Koto Gaek. Sebab, pengguna jalan tidak bisa memacu kecepatan kendaraannya secara normal. Apalagi ketika malam, kondisinya gelap hingga menyulitkan pengendara mengetahui posisi lobang.

“Lobangnya sudah semakin banyak dan besar-besar pak. Setiap kali datang hujan, permukaan jalan selalu tergenang. Kondisi ini juga membuat anak-anak sekolah, senantiasa kotor ketika menempuh jalan yang tergenang dan becek itu menuju sekolahnya,” ujar Sukat diamini kepala Jorong Balai Talang Ansyarullah. Kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan. Warga berharap jalan yang buruk itu segera diperbaiki. 

Sebelum mengakhiri acara, Irfendi juga menyerahkan bantuan dana bagi Masjid Al Hidayah sebesar Rp10 juta, serta menyalurkan bantuan bagi fakir miskin dari Baznas sebesar Rp1 juta untuk dua orang warga miskin di jorong setempat. (Nura)