BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)—Wakil Wali Kota Pariaman, Dr. H. Genius Umar, S.Sos, M.Si, mengatakan, sebagai umat Islam, wajib hukumnya pandai baca al-Qur’an, selain membaca juga tahu artinya dan bisa menggali, memahami dan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalam al-Qur’an tersebut.

Hal itu diungkapkan Genius Umar pada acara Peringatan Nuzul Qur’an, di Mesjid Raya Kampung Baru Pariaman Tengah, Senin (12/6/2017). Bertindak selaku penceramah Ustzd Nurdin, S.Pd.I Tuanku Sutan dari Padang Sago.

Dikatakan, Program Maqrib mengaji yang dilaksanakan Pemko Pariaman, bertujuan bagaimana warga Kota Pariaman, kembali kepada al-Qur’an, tidak jalan lain, kalau ingin selamat dan bahagia serta sejahtera hidup du dunia bacalah al-Qur’an, setiap hari, karena dengan membaca al-Qur’an hati kita terasa tenang terjauh dari rasa galau dan risau.

“Selama ini sebagian dari antara kita sudah mulai meninggalkan al-Qur’an, artinya kurang membaca dan tidak pula belajar membaca, apalagi  mengamalkan dan memahaminya,” ujar Genius kembali.
Lebih jauh disampaikan, sebagai umat Islam wajib punya al-Qur’an di rumahnya masing-masing, tetapi jangan sekedar punya, harus dibaca dan ajaklah semua keluarga se isi rumah kita untuk pandai memca Al-qur’an, mulai dari ayah, ibu, anak-anak dan menantu, termasuk juga cucu.

“Sebagai orang tua punya kewajiban, mengajar anaknya untuk pandai membaca al-Qur’an, apalagi zaman sekarang banyaknya godaan yang merusa generasi muda kita, anak-anak yang tidak pandai baca al-Qur’an jiwanya akan labil dan mereka mudah terpengaruh oleh hal-hal yang kurang baik,” tukuk Genius.

Ustzd Nurdin, S.Pd.I Tuanku Sutan, dalam ceramahnya mengatakan, al-Qur’an adalah sumber dari segala sumber, apapun bentuk persoalan yang kita hadapi di dunia, ada petunjuk dalam al-Qur’an, disamping itu al-Qur’an sebagai obat bagi umat manusia, terutama yang jiwanya goyang dan guncang menghadapi derasnya kehidupan.

“Bagi yang sedang mengalami gangguan jiwa kesehatan dalam dadanya, bacalah al-Qur’an pasti jiwanya akan merasa nyaman dan tenang,” ujar Nurdian dengan gaya khasnya.

Sekretaris Mesjid Raya Kampung Baru, dalam laporannya mengatakan, Mesjid Kampung Baru, selalu pada dengan kegiatan, baik malam atau pun siang, malam dalam puasa ini, diisi dengan shalat berjema’ah, seprti Marib dan Isaya, dilanjutkan dengan shalat sunat tarwih berjemaah.

Disamping ada ceramah agama yang disampaikan oleh ustzd dan guru yang di datang dari luar secara bergantian setiap malam, berlanjut dengan shalat subuh berjemaah serta kemabali diisi dengan tausiyah agama.

Pada siang hari mesjid yang  paling besr di Kota Pariaman, selama bulan Ramdhan ada kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan oleh sekolah-sekolah yang ada sekitar Desa Kampung Baru. Kemudian ada acara arisan ibu-ibu pengajian yasin, serta tausiyah agama sebelum shalat zuhur.
Kini Pengurus sedang memasang ac pendingin sebanyak 11 buah, supaya jema’ah betah datang ke Mesjid untuk melaksanakan ibadah. 

Acara peringatan Nuzul Qur’an itu, dihadiri Ketua DPRD Kota Pariaman, Drs. Mardison Mahyuddin, MM dan sekaligus sebagai pembina mesjid Raya Kampung Baru, Camat Pariaman Tengah, Kadis Perhubungan Kota Pariaman Yota Balad dan kaum muslimin serta muslimat Desa Kampng Baru.
Pada kesempatan itu juga dilakukan pengumpulan infak, sedekah dan zakat dari pada jema’ah. “Alhamdulillah, terkumpul uang kontan Rp. 10 juta lebih,” tutur Kadus Tengah Zul. (amir)