BIJAK ONLINE (Pasaman)-Bupati Pasaman, H Yusuf Lubis,  secara resmi menerima kehadiran mahasiswa dari Universitas Andlas Padang yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), di Aula kantor Bupati Pasaman, Selasa, 4 Juli 2017. 

Ikut dalam acara penyambutan selamat datang mahasiswa KKN tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, M. Ikhsan, Kepala Dinas Pendidikan Asari, Kepala Dinas Pangan Yuspi, Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, beberapa camat dan walinagari.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat melaporkan bahwa, untuk tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pasaman menetapkan 10 nagari dalam 5 kecamatan sebagai tempat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata  Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yaitu Kecamatan Rao Selatan, Kecamatan Panti, Kecamatan Bonjol, Kecamatan Simpang Alahan Mati dan Kecamatan Tigo Nagari.
Rektor Unand diwakili oleh wakil dekan 2 Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Nofriyasman M.Hum dalam laporannya mengatakan, Universitas Andalas mengirim 4.000 lebih mahasiswa KKN ke 18 Kabupaten/kota dalam Propinsi Sumatera Barat, khusus ke Kabupaten Pasaman kami menugaskan sebanyak 271 orang mahasiswa dari berbagai macam fakultas.

“Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kabupaten Pasaman ini merupakan implementasi dari Tridarma Perguruan Tinggi. "Kita mengharapkan terjadi saling asah, saling asih dan saling asuh antara mahasiswa dengan masyarakat, disamping itu mahasiswa diharapkan mampu melakukan transper ilmu pengetahuan dan teknologi sederhana untuk memudahkan proses produksi guna peningkatan ekonomi masyarakat," ujar Nofriyasman.

Kemudian, Bupati Pasaman  mengharapkan mahasiswa yang KKN dapat menyesuaikan diri dan mengimplementasikan ilmu yang di dapat di bangku kuliah di tengah-tengah masyarakat lokasi KKN masing-masing. "Bimbinglah masyarakat kearah yang lebih baik, adik-adik dari fakultas pertanian, bantu masyarakat bagaimana menjadi petani yang baik dan unggul, adik-adik dari kedokteran, sosialisasikan kepada masyarakat bagaimana cara dan pentingnya hidup sehat, begitu juga dari fakultas lain dapat menyesuaikan dengan disiplin ilmu masing-masing, sehingga terjadi pencerdasan dan pemberdayaan masyarakat nagari, ” ujar Yusuf Lubis.

Kepada Camat dan Walinagari tempat lolasi KKN, saya minta untuk mengajak masyarakat menerima sebaik-baiknya mahasiswa yang akan melakukan pengabdian, ciptakan kondisi yang aman dan kerjasama yang baik antara masyarakat dengan mahasiswa, manfaatkan mahasiswa dalam mendukung program nagari antara lain pendataan profil nagari, pengaktifan kelompok dasawisma, wirid pengajian dan kegiatan positif dan konstruktif lainnya”. Tambah Bupati menegaskan. (Fauzan)