BIJAK ONLINE (LIMAPULUH KOTA)---Juru bicara fraksi partai PKS-PBB DPRD kabupaten Lima Puluh Kota Hardedi, sebutkan, masih ada warnet di wilayah Lima Puluh Kota yang buka tengah malam, bahkan 24 jam. Hal ini tentu merusak lingkungan dan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Hardedi ketika menjawab pandangan umum fraksi partai PKS-PBB dalam rapat paripurna DPRD Limapuluh Kota terhadap laporan pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2016, di aula DPRD setempat, Sarlamak, kemarin.

Untuk itu, kita berharap kepada bupati Lima Puluh Kota bersama jajarannya untuk menyikapi dan menertibkan hal tersebut. Sebab, jika hal ini dibiarkan berlarut, kasihan kita kepada generasi kita yang punya harapan masa depan. Sebetulnya kehadiran warnet ada positif negatifnya, “ujar Hardedi.

Pada kesempatan itu, bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, menyebutkan, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bakal melakukan tindakan kepada pelaku usaha warung internet yang melebihi jam operasional yang masih buka selam 24 jam.

Sebetulnya, pemerintah kabupaten Limapuluh Kota sudah berkali-kali menghimbau pengusaha-pengusaha warnet ini, agar mematuhi jam-jam operasional yang telah ditetapkan, begitu juga dengan pelaku usaha yang belum memiliki izin usaha agar segera melakukan izin usahanya.

"Jauh sebelumnya, kita telah melakukan langkah-langkah terhadap keberadaan warnet berupa monitoring dan peninjauan langsung ke lokasi usaha, bagi warnet yang belum memiliki izin usaha dan diyakini jam operasional melewati jam operasional yang ditetapkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku bakal kita tindak," ujar bupati.

Ditambahkan bupati, selama ini pihaknya telah melakukan langkah-langkah solutif dalam penertiban warnet-warnet ini."Tindakan yang dilakukan dengan memberikan surat teguran tertulis agar pemilik usaha dapat mematuhi ketentuan yang berlaku," tambahnya.

Menurut bupati, dalam surat imbauan, pemilik warnet dilarang menerima pelajar berpakaian seragam sekolah saat proses belajar mengajar dimulai, kecuali pelajar tersebut memiliki izin dari pihak sekolah, memasang pamflet yang berisikan larangan mengakses situs pornografi. Selain itu, menyediakan penerangan yang memadai, tidak menggunakan sekat yang terlalu tinggi dan dilarang buka melebihi jam 24.00 WIB.

Selain itu, bupati juga menyampaikan terkait dengan ketertiban umum dan kententraman masyarakat dan ronda malam, terutama disekitar komplek kantor bupati. "Kami akan terus berupaya melakukan pembenahan dan peran dari masyarakat serta segenap elemen pemerintahan secara bersinergi menselaraskan potensi untuk memperkuat stabilitas kantibmas di Kabupaten Limapuluh Kota,"jelasnya. (Nura)

google+

linkedin