TABLOID BIJAK.COM (Kota Paariaman)— Wakil Wali Kota Pariaman, Dr.H. Genius Umar, S.Sos, M.Si, mengatakan,  dengan adanya Fasilitasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) dilaksanakan Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi Informatika,( BBPPKI) Medan, Kementerian Komunikasi RI ini, diharapkan dapat meningkatkan  standar kompetensi dari tenaga kerja asal Kota Pariaman dan sekitarnya, sehingga dapat bersaing di pasar global.

Hal ini disampaikan   Genius Umar dalam sambutannya pada pembukaan acara Fasilitasi  Bimtek Sertifikasi SKKNI bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kominfo RI,  di Hotel Nan Tongga, Kota Pariaman, Senin (24/7/2017).

Genius Umar juga mengatakan bahwa tenaga kerja dengan baground computer, bisa bekerja untuk seluruh jenis pekerjaan, karena ilmu computer diterapkan dan diperlukan untuk semua jenis pekerjaan.

“Dengan kemampuan yang kita punya, baik tamatan SMK, DI, DII, DIII maupun SI ilmu computer, akan lebih mempunyai nilai tambah, apabila kita mempunyai sertifikasi SKKNI yang dikeluarkan oleh pemerintah, maka akan dapat dipergunakan untuk melamar di perusahaan asing, bahkan ke luar negeri sekalipun, dengan sertifikasi yang kita punya,” jelasnya.

Apalagi para angkatan kerja muda kota Pariaman dan sekitarnya ini, mendapat pelatihan dan fasilitasi gratis yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Kominfo RI, ujarnya.

“Kami mengapresiasi BBPPKI Kementerian Kominfo RI yang telah menunjuk Kota Pariaman sebagai tempat dilakukannya Fasilitasi Bimtek Sertifikasi SKKNI ini, dan kesemua pesertapun diinapkan di Hotel nan Tongga, Kota Pariaman selama 4 hari, hal ini akan menjadi nilai ekonomi bagi pengusaha di Kota Pariaman,” tuturnya.

Dalam sambutan Kepala BBPPKI Kementerian Kominfo RI, Drs. Irbar Sumekto, M.Si mengungkapkan acara ini digelar dalam rangka menyiapkan tenaga kerja di bidang TIK bagi angkatan kerja muda, agar mempunyai kompetensi yang sama dengan tenaga kerja luar, sehingga dapat bersaing dengan Negara lain dalam mencetak tenaga kerja yang terampil, ucapnya.

“Saat ini Indonesia masih berada di ranking 59 dari 63 negara dalam hal penyiapan daya saing tenaga kerja, masih tertinggal dengan Negara Asean Lainya, seperti Philipina, Malaysia apalagi Singapura,” tukasnya.

Diharapkan para peserta Fasilitasi Bimtek sertifikasi SKKNI di Kota Pariaman ini, dapat memanfaatkanya dengan maksimal. Diharapkan dapat lulus 100%, sehingga bisa mendapatkan sertifikat SKKNI yang dikeluarkan  Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bekerjasama dengan Kementerian Kominfo RI, ujar Irbar Sumekto.

Acara ini digelar selama 4 hari,  24  sampai 27 Juli 2017. Penyampaian materi dari tim asesor pusat di Hotel nan Tongga dan SMKN 3 Pariaman untuk praktek peserta.

Masing-masing peserta yang berjumlah 80 orang, akan mendapatkan fasilitasi antar jemput dari Hotel ke SMKN 3 Pariaman, penginapan, makan dan snak, serta uang saku, yang keseluruhan pembiayaannya akan ditanggung oleh BBPPKI Medan Kementerian Kominfo RI, jelas Ketua Panitia Penyelengara, Kepala Bagian TU BBPPKI Medan Ahmad Hasyim.

Dalam kesempatan ini juga ditanda tanganinya MoU antara Pemerintah Kota Pariaman yang ditanda tangani oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dengan Kepala BBPPKI Medan Kementerian Kominfo RI Irbar Sumekto, tentang sinergitas dan keberlanjutan program Bimtek ini.

Acara ini juga dihadiri  Direktur LSP Komputer Indonesia yang diwakili oleh Bambang Tri Cahyono, Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman Yalfiendri dan jajaran, Ketua Kadin Kota Pariaman Jomohor, Kepala Sekolah SMKN 2 Pariaman Ar Rahmi, Kepala SMKN 3 Pariaman Raffuddin dan tamu undangan beserta peserta yang datang. (j/amir)