BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)—Ketua dan sekretaris pelaksana pacu kuda Lebaran Cup Payakumbuh tahun 2017, M. Arief Malano dan Wal Asri, mengatakan, pacu kuda Lebaran Cup di helat anak nagari Koto nan Gadang Payakumbuh Utara, Minggu-Senin (2-3/7) berjalan dengan sukses.

“Untuk itu, kami atas panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi dan Walikota Payakumbuh Riza Felepi bersama jajarannya, kemudian juga kepada para donator, serta kepada seluruh lapisan masyatakat yang telah berpatisipasi untuk mensukseskan alek pacu kuda ini, “ujar M. Arief Malano usai penutupan kemarin.

Setelah itu, M. Arief Malano dan Wal Asri juga meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat, jika dalam alek pacu kuda ini ada yang tidak berkenan. Maklum, dengan pengalaman yang masih dangkal, kami berani mengadakannya,sesuai kemampuan kami.

Sukses alek pacu kuda ini, tentu tidak terlepas bimbingan dan arahan dari dua kepala daerah yang selalu mengingatkan kami. Atas support bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, alek pacu kuda ini, boleh terbilang sukses, sehingga banyak pihak meminta kami agar tahun depan diulangi lagi.

“Permintaan masyarakat dan tokoh muda, agar alek pacu kuda Lebaran Cup dilaksanakan secara berkala, artinya di Payakumbuh alek pacu kuda dilaksanakan dua kali dalam setahun. Insya Allah jika anak nagari Koto nan Gadang dipercaya lagi, kami siap. Setelah itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada bupati Irfendi Arbi, “ujar Arief.

Usai menyerahkan hadiah kepada pemenang pacu kuda dan kepada joki total hadiah Rp20.000.000. Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, mengatakan, iven pacuan kuda Lebaran Cup diselenggarakan anak nagari Koto nan Gadang ini luar biasa, sehingga berhasil memboyong ribuan penonton.

Untuk itu, selamat kepada para pemenang lomba dan sukses buat panitia. Semoga iven ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bisa menjadi kalander iven olahraga di Luak Limopuluah. Irfendi juga berpesan, bahwa pacuan kuda ini harus terus dikembangkan dan dilestarikan sebagai salah satu tradisi olahraga daerah. 

Pacu kuda, menurutnya, merupakan alek anak nagari yang diselenggarakan setiap tahun serta digemari seluruh kalangan masyarakat sejak dulu. Ia memprediksi, pergelaran iven besar pacu kuda, selain dapat mendatangkan semangat sportifitas.

“Menariknya alek pacu kuda ini, secara tidak langsung juga menyebabkan perputaran ekonomi bagi masyarakat. Terutama bagi para pedagang, termasuk para peternak kuda lokal di kota Payakumbuh dan kabupaten Limapuluh Kota dan selamat bertemu lagi tahun depan, “ujar Irfendi Arbi. 

Pada perlombaan tersebut Kuda Delima Queen yang berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota berhasil menjadi juara pertama. Adapun kuda Diego Star dan Putri Binari ditetapkan dewan juri berhasil meraih posisi juara dua dan tiga. Hingga sesi penutupan acara, Senin kemarin, alek nagari pacuan kuda itu membeludak dihadiri ribuan penonton dari berbagai daerah. (Nura)