BIJAK ONLINE (LIMA PULUH KOTA)---Sebelum jemaah haji Limapuluh kota bertolak ke Tanah suci untuk menunaikan ibadah rukun islam yang ke lima (5/8) mendatang, Pemkab Limapuluh Kota melalui bagian Humas dan Pemberitaan menghimbau agar jemaah haji mepersiapkan segala hal yang diperlukan.

Hal ini disamapaikan Kabag Humas dan Pemberitaan Setkab Limapuluh Kota Joni Amir usai menghadiri rapat persiapan pemberangkatan/pemulangan Calon Jemaah Haji (CJH) di kantor bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, Selasa (11/7).

Joni Amir menghimbau kepada seluruh jemaah haji yang akan berangkat  untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum bertolak ke tanah suci. "Saya menghimbau kepada jamaah nantinya untuk mepersiapkan diri, baik itu kesiapan mental, fisik maupun materi untuk keberangkatan haji nantinya," jelas Joni Amir.

Dia menambahkan kepada jemaah haji nantinya untuk selalu waspada akan tindak kejahatan yang bisa terjadi selama pelaksanaan ibadah haji. "Kepada jemaah dihimbau untuk berhati-hati dan waspada terhadap tindak kejahatan baik itu pencurian, penipuan dan lainnya selama beribadah,"tuturnya.

Selajutnya Joni Amir juga menghimbau kepada keluarga jemaah untuk melepas keberangkatan jemaah hanya di kantor bupati saja dan tak perlu mengantar sampai ke asrama haji Padang, Sebab selain akan menghambat keberangkatan jemaah, juga akan rawan kecelakaan lalu lintas nantinya. 

"Dihimbau juga untuk keluarga jemaah untuk tidak melepas jemaah sampai ke padang, sebab akan menghambat perjalanan dan rawan akan kecelakaan lalu lintas. Keberangkatan CJH ini, Kabupaten Limapuluh Kota akan memberangkatkan sebanyak 316 orang jemaah. 

Nantinya jemaah akan di lepas dari komplek kantor bupati ke asrama haji Padang menggunakan 8 Bus dan akan dikawal oleh pihak Kepolisian, Dinas perhubungan dan Satpol PP selama perjalanan.

"Dari 316 CJH tersebut juga diikuti bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi termasuk salah satu yang akan berangkat haji tahun ini. Nantinya jemaah akan dilepas dari kantor bupati pada tanggal 5 Agustus 2017 ke asrama haji dengan menggunakan 8 bus dan akan dikawal sepanjang perjalanan,"terang Joni Amir. (Nura)