BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)---Sekeretaris Daerah Kota Payakumbuh, Benni Warlis mengatakan, akuntabilitas kinerja pemerintahan sangat bergantung kepada ketepatan perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi satu sama lain.

Hal tersebut dikatakan Benni Warlis, saat membuka rapat persiapan implementasi pengintegrasian aplikasi e-planning dan e-budgetting, di aula Balaikota, Rabu (26/7). Rapat tersebut dihadiri 31 orang personil yang tergabung sebagai tim efektif pengembangan sistem informasi perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan terintegrasi Pemko Payakumbuh.

Kegiatan tersebut dipandu Kepala Diskominfo Payakumbuh, Elvi Jaya. Unsur tim persiapan itu terdiri atas Bappeda, Badan Keuangan Daerah, Inspektorat, Diskominfo berikut para programmer dan analis system yang tersebar di beberapa OPD Payakumbuh. Dalam kesempatan ini terbilang ada 7 senior programmer dikerahkan untuk mengintegrasikan sistem SIPKD dan SIPPD yang sudah berjalan dengan e-musrenbang.

Tuntutan pengintegrasian ini sangat diperlukan mengingat target nilai SAKIP Payakumbuh menjadi BB tahun depan sangat bergantung dengan pengintegrasian kedua sistem tersebut, dengan harapan tertompang pada tim ini.

“Untuk itu, mari bekerja dengan serius dan penuh tanggung jawab, agar akuntabilitas perencanaan dan penganggaran APBD menjadi lebih baik lagi kedepannya,”ujar Sekdako 

Kepala Bappeda Rida Ananda juga, menambahkan, target penyelesaian pengintegrasian ini selama sebulan, diharapkan dapat langsung bisa diaplikasikan dalam penyusunan APBD tahun 2018, termasuk penyempurnaan aplikasi pendukung meliputi input standar belanja biaya dan harga barang sampai dengan parameter, input untuk keselarasan dengan pokok-pokok pikiran DPRD, ujarnya. (ada)