BIJAK ONLINE (Pasaman)-Pemerintah Kabupaten Pasaman sengaja menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar  untuk merenovasi ratusan rumah masyarakat yang tidak layak huni yang tersebar di berbagai pelosok desa. 

"Kita telah menganggarkan dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk merenovasi rumah masyarakat yang tidak layak huni," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, Efka Emi, kepada Tabloid Bijak, Kamis 6 Juli 2017.

Menurut Efka Emi, dana yang di  anggaran miliaran rupiah itu direncanakan untuk merenovasi sekitar 250 rumah masyarakat yang tersebar di 12 kecamatan di Pasaman. "Setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta. Bila tidak ada halangan, kemungkinan renovasi akan di mulai bulan Agustus atau September tahun ini," katanya. 

Kemudian, kata Efka Emi, untuk tahun 2017 ini, bantuan renovasi rumah untuk masyarakat miskin meningkat, jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. " Tahun 2016 lalu pemkab Pasaman hanya menganggarkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk 200 unit rumah, ujarnya lagi.

Sedangkan ditahun 2015 disiapkan dan Rp 1,5 miliar  untuk 150 unit rumah, tahun 2014 diaanggarkan Rp 1,5 miliar untuk 150 unit rumah. Sementara untuk  tahun 2013 hanya Rp 1 miliar untuk 100 unit rumah. 

"Bantuan rumah tidak layak huni ini memang di utamakan untuk masyarakat yang memilki rumah di atas tanah milik sendiri dengan ciri-ciri lantai rumah beralaskan tanah, dinding papan dan atap rumbia," kata Efka Emi.

Untuk mendapatkan dana renovasi tersebut, berdasarkan usulan Kepala Jorong dan Walinagari setempat. "Selanjut nya kita verifikasi ulang ke lapangan," tambahnya.(Fauzan)