BIJAK ONLINE (Pasaman)-Luar biasa dan patut dibanggakan kepiawaian Bupati Pasaman, Yusuf Lubis yang berhasil memecahkan rekor MURI dengan memperagakan sekitar 1.821 meriam bambu atau badia batuang  di tanah kelahiran pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, dengan dibunyikan serentak di Benteng Tuanku Imam Bonjol, Nagari Ganggo Hilla, Kabupaten Pasaman, Jumat, 14 Juli 2017. 

Berdasarkan catatan rekor Muri, rekor meriam bambu atau badia batuang ini sebelumnya pernah dipecahkan kota Pontianak. Rekor itu pulalah yang diecahkan Kabupaten Pasaman.

"Peristiwa meriam bambu ini, sepatutnya dicatat bukan hanya sebagai rekor saja. "Tapi peristiwa ini merupakan kejadian yang mengobarkan semangat nasionalisme sehingga MURI memberikan penghargaan, bukan hanya rekor Indonesia tetapi rekor dunia,” katanya.

Meriam bambu terbanyak ini telah memperoleh piagam penghargaan dan tercatat dalam rekor Muri dengan No.7993/R.MURI/2017.  

Dan ini penghargaan kepada karya anak bangsa yang ke 7993  semenjak berdiri nya MURI 27 tahun silam.   "Kegiatan ini spektakuler dan belum ada anak bangsa yang bisa menyediakan meriam bambu sebanyak  1821 ini," ujarnya lagi.                                                  

Secara terpisah, Bupati Pasaman Yusuf Lubis menyebutkan sangat bangga, karena daerahnya baru untuk yang pertama kali mendapatkan rekor MURI di Tanah Bonjol. "Sebenarnya Pemerintah daerah bertujuan mengadakan acara halal bi lahal selepas hari raya Idul Fitri dan menyambut datangnya hari kemerdekaan Indonesia," tambahnya..

Piagam Muri di serahkan dan di berikan langsung oleh Manager MURI Awam Raharjo kepada Bupati Pasaman Yusuf Lubis  dan Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama di Gunuang Tak Jadi, Nagari Ganggo Hillia,Kecamatan Bonjol. (Fauzan)